Saya namai hasil pembacaan saya atas puisi https://steemit.com/artpoem/@penasantri/art-poem-32-or-or-seni-bercinta-xvii, Ali Fahmi, M.Pd.I dan Seni Bercinta yang Artistik.
Puisi yang lahir dari tangan seorang yang bergelar master pendidikan kerap menyita perhatian saya lantaran judul puisinya bikin penasan dan setelah ditelusuri isinya membuat saya semakin jatuh cinta pada puisi ini.
Menurut Ali Fahmi, M.Pd.I cinta yang menguatkan kalbu adalah cinta yang lahir dari mata restu. Mata yang terasing dari wasangka dan curiga, mata yang kerap memiliki daya pikat keridhaan yang membuat yang menatapnya semakin punya teknik dalam membahagiakan yang dicintai.
Ali Fahmi, M.Pd.I juga mewacanakan cinta sekental kopi yang dengannya memiliki ragam khasiat bagi lenyapnya sekat dan menjadi magnet daya pikat.
menurut Ali Fahmi, M.Pd.I ketika cinta tak saling mengarsir hati maka kita bisa dengan lega melambaikan tangan perpisahan pada nyeri.
Puisi ini berguna bagi kita dalam rangka membuat cinta semakin awet muda di segala suasana.
Ini sosok steemian di balik layar yang telah melahirkan puisi Seni Bercinta XVII,
sumber foto:
Nadura, 13 September 2018