Kuliah maupun tidak kuliah nyatanya bukan jaminan seseorang bisa menjadi konseptor ulung. KH. Moh. Idris Jauhari adalah salah seorang putra Madura. Konseptor ulung yang tak kuliah.
KH. Moh. Idrid Jauhari merupakan Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan yang wafat pada tahun 2012.
Tiap menggelar pernikahan baik untuk putra-putrinya selalu membuat buku khusus buat semua undangan yang hadir. Jika umum memakai dkk bagi yang ditulis bersama sedang KH. Moh. Idris Jauhari dengan penamaan daa.
Semasa hidup pernah diberi gelar doktor honoris causa oleh salah satu universitas ternama. Namun beliau tak mau menerima gelar tersebut.
Konsep liburan menurut beliau adalah perpindahan dari pekerjaan yang satu keperjaan yang lain.
Sementara konsep ikhlas yang dituangkan beliau adalah memberikan yang terbaik dari yang baik.
Wafatnya beliau adalah duka umat. Duka yang penuh sayat. Namun hilang satu tumbuh seribu sudah ditanamkan dalam hati murid-muridnya.
Pendidikan KH. Moh. Idris Jauhari adalah produk asli dalam negeri. Tak pernah kuliah baik di dalam maupun di luar negeri.
Konsep KH. Moh. Idris Jauhari tentang waktu adalah lebih baik menunggu dari pada ditunggu oleh sebab itu hadir lebih dahulu pada tiap undangan yang diterima sebelum acara dimulai.
Madura, 27 Maret 2018
sumber foto arsip pesantren al-amien prenduan