Pagelaran pesta demokrasi mulai didengungkan disegala lini seantero nusantara akhir-akhir ini, hal ini tidak terlepas setelah KPU mulai mengumumkan nama-nama partai yang lolos verifikasi untuk memeriahkan pagelaran 5 tahunan tersebut. Jika saya tidak keliru, sesuai amatan terdapat 14 partai dari 16 partai yang diseleksi yang berhak mengikuti ajang akbar tersebut.
Kali ini saya ingin berandai-andai dengan sosok Prabowo Subiato sebagai pentolan Partai Gerindra yang rutin mencalonkan diri sebagai calon presiden dalam setiap pemilu 5 tahunan. Seandainya Prabowo kembali mencalonkan diri sebagai Presiden republik ini, siapa saja yang cocok menjadi wakil beliau disana.
Dari hasil amatan lapangan dan sesuai kondisi perpolitikan negeri ini yang sesekali mengarah ke kiri dan ke kanan, terdapat setidaknya ada 3 calon yang menurut coretan ini layak menjadi pendamping Prabowo di Istana Negara.
Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta ini merupakan sosok yang paling potensial menjadi pendamping atau wakil presiden seandainya Prabowo kembali maju sebagai calon presiden nantinya. Semua orang sudah tahu alasan dan bagaimana kedekatan diantara keduanya.Muhaimin Iskandar
Jika kita menelisik lebih jauh terhadap isu-isu keagamaan belakangan ini, tentunya sosok dari kalang muslim akan berpengaruh besar dalam mendulang suara agar tampil sebagai juara. Seandainya Gerindra benar-benar berpikir demikian maka sosok Muhaimin atau yang sering dipanggil dengan Cak Imin inilah yang sangat tepat untuk mendampingi Prabowo.Agus Harimurti Yudhoyono
AHY sangat potensial untuk dipertimbangkan sebagai wakil Prabowo, selain tokoh muda yang berasal dari poros tengah, secara kebetulan mereka juga sama-sama berasal dari kalangan militer. Namun melihat kekisruhan diataran Gerindra dan Demokrat baru-baru ini yang saling menyindir satu sama lain sepertinya terlihat sedikit mustahil bagi mereka untuk berkoalisi. Tapi tidak ada yang tidak mungkin dalam perpolitikan, musuh bisa jadi teman dan begitu pula sebaliknya.