Perjalanan dari sebuah komunitas adalah perjuangan yang di gagas bersama, walaupun dalam tahapan awal, ide tersebut di gagas oleh beberapa orang saja. Namun dalam membangun kesepahaman ini butuh waktu dan bituh proses yang harus kita lewati, bukan lah hal mudah di dalam meyakin kan orang-orang yang dari latar belakang sangat berbeda, untuk bersatu dalam satu wadah komunitas. Dalam vbanyak pertemuan yang saya lakukan dengan steemian-steemian, selalu saya katakan jika mau berkembang kita harus bersama. Dan jika kalian sendiri maka kalian tidak akan pernah besar.
Besar disini bukan dalam artian memiliki badan yang besar, suara yang besar. Tapi dengan bersama kita bisa melakukan apa daja yang berdampak pada kita semua (anggota komunitas dan anggota di luar komunitas). Dalam beberapa hari saya banyak bertemu dengan steemian-steemian yang ada di kota Lhokseumawe dan Aceh Utara. Dari pertemuan-pertemuan tersebut saya banyak mendengarkan keluaha-keluhan mereka tidak mendapatkan vote dan komentar dari steemian. Lalu setelah selesai saya mendengarkan apa yang mereka rasakan. Saya tanyakan sama mereka .. sudah ada dalam komunitas mana? Dan apakah dalam komentar steemian lain kita ada memberi komentar? Itu pertanyaan-pertanyaan yang saya tanyakan sama mereka. Hampir semua menjawab belum bergabung dengan komunitas. Dan tentunya lansung saya sarankan mencari komunitas yang bisa saling berbagi dan saling memberi.
Saya punya pengalaman pribadi dalam proses melahirkan komunitas steemit. Mungkin pengaman ini coba saya tuliskan dalam postingan malam ini, tentunya apa yang menjadi pengalaman saya belum tentu menjadi pengalaman steemian lainnya. Sebab cara atau teknik dalam membangun komunitas itu ada perbedaan. Saya tidak mau membaha soal itu, tapi saya hanya ingin membagikan apa yang menurut saya itu bagus. Saya dan beberapa teman-teman tidak lansung membangun atau membuat komunitas, tapi kami membangun kesepahaman bersama terlebih dahulu tentang konunitas kecil yang akan kami bangun. Dan komunitasnya tidak lah lahir dari pertemuan atau duduknya hanya sekali, kami melakukan pertemuan sampai 5 kali (saat pertemuan kelima kami sudah menemukan kesepakatan).
Kami hanya berjumlah 5 orang saja dan kami mencoba mengajak orang-orang lain yang se ide. Dan setelah kami berjumlah 10 orang maka baru kami duduk dan menyatukan kembali apa-apa yang menurut kaminitu penting utk komunitas. Dan setelah semua sepakat kami lansung menjalan kan apa yang, sudah menjadi kesepakatan. Setelah berjalan kami melihat perku membuat nama komunitas dan semua di beri kesempatan menyarankan nama komunitas. Dan setelah sepakat, dan saat awal ide nya hanya saling vote dan saling resteem serta saling memberi komentar dari setiap postingan anggota komunitas.
Namun seiring perjalanan, banyak steemian-steemian yang mau bergabung dan kami sangat welcome. Kehadiran steemian baru juga menambah semangat bagi kami untuk saling memberi dan saling belajar, dari proses ini lah kami bisa melihat penting nya komunitas dalam steemit