Selamat sore steemian, jika pada postingan sebelunya saya sudah memaparkan sedikit tentang klasifikasi spesis “Cannabis”, untuk postingan kali ini saya ingin sedikit menjelaskan perbedaan dari spesies “Cannabis” tersebut.
Seperti pada postingan sebelunya “Cannabis” terdiri dari 3 spesies murni (tumbuh/ditanam secara alami) yaitu, “Cannabis” Sativa, “Cannabis” Indica, Dan “Cannabis” Ruderalis. Perbedaan dari ke 3 spesies ini bisa di lihat dari ukuran tinggi pohonnya, “Cannabis” Ruderalis adalah spesies “Cannabis” dengan tinggi pohonnya paling rendah dibandingkan dengan Sativa dan Indica.
“Cannabis” Sativa adalah spesies “Cannabis” yang memiliki pohon paling tinggi bisa mencapai 4-5 meter dengan ruas daun yang panjang dan bercabang, sedangkan “Cannabis” Indica memiliki pohon yang lebih pendek dari Sativa dan lebih tinggi dari Ruderalis. “Cannabis” Indica memiliki ruas daun yang lebih lebar dan sering ditanam di dalam ruangan. Dari pertumbuhannya sendiri Sativa tumbuh lebih lama dari Indica dan Ruderalis biasanya sampai satu atau dua bulan lebih lama, efek psikoaktif Sativa dan Indica berbeda namun perbandingan rasio THC (TetraHydroCannabinol) dan CBD (Cannabidiol) di sebagian varietas keduanya nya sama yaitu 200:1. Varietas paling kuat adalah jenis Indica Landraces yang merupakan campuran dari bebrapa spesies dengan rasio THC/CBD yang beragam.
“Cannabis”dengan kandungan THC/CBD yang tinggi dapat mengatasi insomnia, “Cannabis” Indica varietas Landraces banyak di jumpai di daerah asia seperti India, Pakistan, dan Afganistan.
Selain 3 pure species di atas ada juga varietas hybrid dengan rasio dari ke 3 jenis tanaman tersebut seperti, Hybrid White Widow konon memiliki perbandingan genetika antara 60% Indica dan 40% Sativa. Varietas hibrida memiliki sifat – sifat dari kedua jenis spesies tersebut. Ada juga persilangan hibrida yang terdiri dari campuran keduanya, ruderalis dan indica atau gen sativa, hibrida jenis ini biasa disebut Autoflowering varietas. Varietas “Cannabis” Autoflowering di anggap paling menguntungkan oleh beberapa petani karena ukurannya yang kecil, tumbuh lebih cepat, dan tidak bergantung pada perubahan waktu pergantian cahaya/sinar matahari untuk dapat berbungan.
Saleum