Malam sahabat Steemit, lama saya tidak menyapa. Kangen sahabat Steemit, pasti.
Entah esok masih, tapi sampai hari ini terus dapat menghirup nafas, melihat nikmat Tuhan, lalu diresapi dengan tiada henti bersyukur adalah aroma kami bertiga sahabat hari ini.
"Selamat milad sahabatku Dini". Suka cita ucapan itu serentak keluar dari bibir ku dan Liza.
Mulut mangab menyambut ucapan dari kami. Saya tau ini berlangsung beberapa detik hingga Dini berhamburan bahagia memeluk kami berdua Liza.
Semoga berkah umurmu di dunia sampai akhirat dan persahabatan ini juga sama, dunia sampai Jannah.
Salam