Dilema.. Ironisnya masyarakat menengah kebawa yang terlambat melunasi iuran listrik harus melalui gelapnya malam.
Padahal kita ketahui sumber listrik di aceh begitu besar dari beberapa derah seperti nagan raya, Lhokseumawe, dan dari isu panas bumi seulawah yang mungkin belum terproduksi.
Dari skian banyak sumber apakah tidak saggup menerangi sebuah harapan untuk kesejahteraan masyarakat aceh.
Di sisi lain pemerintah telah berusaha maksimal dengan versi peraturan dan kebijkan yang diambil namun masih banyak masyarakat yang menjerit degan tingginya tarif dan ketidak pastian harga per KWH yang berubah-ubah.
Siapakah yang bodoh, masyarakat, pemerintah, atau perusahaan yang bermain di pemerintahan dan masyarakat awam.