YOU THAT I AM MIGHTY
Forever will melmbekas wound in my heart
raging with uncertainty
loved wrong, love also wrong
sometimes want to be free, loose and crashing
where there is no suffering
But my world is full of regret
droplets of tears of cruelty
the place where I love the person I love so much
now he leaves me with a life that I never know
he judged my seriousness that did not mean anything to him
he is a needle stuck in my heart
Though you are to me the most beautiful
but sanyang !?
you are created not for me to have
You're like a rose for me
because the beauty of your crown makes me sad to let you go
even though the blood of an initerus flows from your thorns
I learned patience from an anger
I learned to succumb from a selfishness
I learned to be tough from a loss
Loneliness is not lost
silence is not to be forgotten
if you do not have time for me
I will understand
if you find love again
I will also understand
but if someday I stop loving you
that's your turn to understand
KAU YANG AKU KENANG
Selamanya akan memmbekas luka dalam hatiku
berkecamuk rasa tak menentu
dicintai salah,mencintaipun juga salah
terkadang ingin bebas,lepas dan terhempas
di mana tidak ada penderitaan
Tapi duniaku penuh dengan penyesalan
tetesan air mata akan kekejaman
tempat dimana aku menyayangi orang yang begitu aku cinta
kini dia meninggalkanku dengan kehidupannya yang tak perna aku tau
dia menilai keseriusanku yang tak bearti apa-apa baginya
dia adalah jarum yang menancap di hatiku
Meski kau bagiku yang terindah
tapi sanyang !?
kau tercipta bukan untuk aku miliki
kau seperti bunga mawar bagiku
karna kecantikan mahkotamu membuat aku berat melepaskanmu
meski gucuran darah initerus mengalir karena durimu
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan
aku belajar mengalah dari sebuah keegoisan
aku belajar tegar dari sebuah kehilangan
Sepi bukan bearti hilang
diam bukan bearti lupa
jika kamu tidak punya waktu untuk aku
aku akan mengerti
jika kamu menemukan cinta lagi
aku juga akan mengerti
tapi jika suatu hari nanti aku berhenti mencintaimu
itulah giliranmu untuk mengerti
By : Ciproet Lupz Ceprilyly