Jadi penulis itu berat, banyak yang tidak kuat. Jadi penulis Steemit lebih berat tapi nikmat, dan tenang saja akan ada yang akan saling menguatkan. Itu sebabnya kita butuh kegiatan Meetup untuk saling menguatkan.
Untuk menulis, kita bisa melakukannya sendiri. Tapi untuk menjadi penulis, kita tidak bisa melakukannya sendiri. Proses kreatif sebelum menulis tentu lebih rumit dari sekadar memahami perempuan atau pun memahami ego tinggi lelaki.
Banyak manfaat yang didapatkan dari pertemuan. Selain untuk mendapatkan motivasi dari seseorang yang lebih berpengalaman, pertemuan bersama komunitas mampu menambah wawasan dan jika beruntung kita bisa mencuri ilmu dari para mentor yang hadir.
Pertemuan Steemit yang sudah sangat tidak sabar saya datangi yaitu 1st Steemit Meet Up bersama dr Pengalaman dr. Razack di dunia Steemit tidak perlu diragukan lagi tentunya. Beliau ini juga merupakan pengguna Steemit pertama yang menjadi investor di Steemit.
Kegiatan ini merupakan bentuk saling support untuk para Steemian baru di Komunitas Steemit Budaya bersama Komunitas Steemit Indonesia (KSI) Chapter Jakarta. Tak hanya itu saja, kegiatan ini juga terbuka untuk peserta umum untuk mengetahui lebih dalam apa itu media Steemit.
Pertemuan akan dilaksanakan pada Sabtu 24 Maret 2018 pukul 19.00 WIB di Kafe Cangkir Sembilan, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. (Pssst, FYI, Sanger-nya nikmat kebangetan!!!) Bagi yang ingin bergabung bersama kami tentu masih bisa melakukan konfirmasi melalui nomor kontak yang tertera di poster acara, ya.
Oh ya, ternyata akan hadir pula sebagai salah satu curator Indonesia. Wiiih, saya semakin tidak sabar menantikan acara ini. Saya tak sabar memburu ilmu untuk menaklukkan Steemit.
AWAL MULA MENGENAL STEEMIT
Sebut saja namanya Dia bukan hanya sekadar teman bagi saya, tetapi sejak dua tahun lalu saya merantau ke Jakarta, Bang Pilo inilah yang menjadi abang penjaga saya di Jakarta. Bang Pilo rajin mengikutsertakan saya ke komunitas-komunitas. Ada satu komunitas bernama “CENDOL” (Cerita Nulis dan Diskusi Online) yang sampai sekarang masih aktif dan turut merekatkan kebersamaan kami bersama teman-teman yang lain.
Foto ini diambil tahun 2016. (OMG tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan saya masih segini-gini saja badannya, ehehe).
Ada
dan Ari Keling (akunnya sedang mengalami masalah sehingga belum bisa digunakan)
Ketika Bang Pilo sudah membuat akun Steemit dan sedikit banyak sudah mengetahui tata cara penggunaannya, maka Bang Pilo ini mengajak saya dan teman-teman lain untuk membuat akun Steemit.
Sejak mengenal Steemit, setiap pertemuan selalu membahas tentang Steemit! Jadi sebenarnya bisa dibilang Steemit ini yang menyatukan kami. Sebelum mengenal Steemit, kami susah sekali bertemu. Eh ketika ada Steemit, jadi rajin ngopi bersama dengan modus untuk bertanya tentang Steemit sih, ehehe.
Semoga Steemit semakin membuat persahabatan kita semua semakin lekat, tanpa setipis pun sekat.
Doakan pertemuan kami dengan dan
berjalan dengan lancar!
Terima kasih para panitia yang super untuk mempersiapkan pertemuan ini!