Berkarya, belajar, membaca, bekerja itulah rutinitas harianku. Dalam pundi" harapan yang kian menggelayuti akupun berusaha untuk mencari sebuah titik terang. Titik terang dimana harapan serta impian yang dulu hanya sebatas mimpi, suatu nanti inginku mewujudkannya, dan atas izin Allah Insyaa Allah aku bisa.
Tak banyak mimpiku, hanya ingin membahagiakan orang-orang yang aku sayang terutama Ibu dan Ayahku. Bermain salju ke Eropa, ingin merasakan indahnya panorama benua diujung sana. Dan punya bisnis sendiri yang bisa mempekerjakan karyawan sehingga bisa mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Emang bisa? Bisa..! Insyaa Allah..
Bekal, untuk meraih semuanya tentu saja memerlukan banyak bekal, bukan hanya materi tapi juga lmu serta pengalaman dari rekan-rekan. Well,, Bekerja sembari melanjutkan study kini kujalani, tidak lain adalah untuk bekalku meraih semua itu. Menabung, ya itulah salah satu usaha yang kesekian sebagai pendorong mimpi-mimpi yang telah terpatri dalam diri. Untaian do'a serta ridha orang tua tak kalah pentingnya dengan poin yang lain dalam pencapaianku ini.
Sekian semangat perubahan dari anak pribumi yang tengah mengarungi hidupnya dibumi formosa. Tulisan ini saya buat dalam rangka mengikuti kontes yang diadakan oleh Sahabat dalam rangka
. Untuk sahabat Popon Barakallahu fii umriik.. semoga senantiasa dalam naunganNya. Aamiin...
Terimakasih, semoga menginspirasi.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Taipei, 28 maret 2018