Adalah sampah yang memiliki dinamika unik dan kerap menjadi persoalan. Berbagai problema timbul tenggelam mewarnai produk yang hampir setiap detik dihasilkan oleh manusia. Siang, sore, malam hari hampir tidak dapat dipisahkan dari berbagai jenis sampah baik organic maupun an organic
Namun disisi lain, dengan pengelolaan yang unik dari tangan-tangan yang kreatif, sampah menjadi produk yang bernilai estika dan bahkan menjadi sumber ekonomi bagi kehidupan. Pencil case, tissue box, aneka goody bag, variatifnya jenis floral dan lain sebagainya merupakan produk-produk indah dan unik yang telah dihasil dari strategi pengelolalan sampah yang dikleola bersama oleh kelompok perempuan di Gampong Nusa.
Pada tataran lainnya, ada yang unik dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di gampong Nusa, dimana anak-anak yang ikut prihatin akan tingkah laku orang dewasa yang semakin hari semakin tidak benar dalam bertindak atas sampah. Anak-anak di gampong Nusa dengan inisiatif bergerak untuk dapat berkontribusi pada pengelolaan sampah. Iya, Bank Sampah menjadi media yang dipilih mereka.
Bank Sampah yang dikelola oleh anak-anak di gampong Nusa tak ubah layaknya Bank, anak-anak yang merupakan para nasabah memilki buku bank, sejumlah tabungan dan lain sebagainya. Uniknya Bank sampah ini hanya dibuka pada hari minggu dari jam 09.00-12.00. Hasil menabung sampah berjenis plastic ini dikonversikan oleh pengelola Bank untuk membayar iuran Santri di Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Al-Hayah Gampong Nusa dengan mekanisme pemotongan setiap bulan berjalan.
Bermodalkan kemauan dan ketekunan untuk meminimalisirkan persoalan sampah yang seyogyanya menjadi tanggung jawab bersama setiap insan yang bernama manusia, langkah-langkah kecil untuk perubahan terus direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi bersama.