Linto Baroe adalah suatu julukan yang disematkan kepada seorang pemuda yang akan melepas masa lajangnya dengan menikahi gadis tambatan hatinya, penduduk Aceh sudah lumrah mengenal siapa itu linto Baroe..
Ketika seorang pemuda (linto Baroe) akan diantar ke rumah calon istrinya, sudah menjadi tradisi masyarakat Aceh bahwa pihak linto Baroe akan ikut membawa berbagai perbekalan untuk buah tangan bagi calon pendamping hidupnya, mulai dari kosmetik, pakaian, makanan, minuman, hingga sampai oleh-oleh berupa kerajinan tangan yang dihias dengan beragam hiasan agar bisa menarik perhatian calon istrinya.
Selain "Aneuk U Muda" yang ditaruh di dalam sebuah kerajinan indah, berbagai oleh-oleh tersebut juga di bingkai dengan berbagai hiasan untuk menambah elegan ketika disampaikan kepada mempelai wanita..
Salah satu contohnya adalah oleh-oleh Air limun atau Ie Limon dan sejenisnya, semua ini akan di tempatkan dan di balut dengan berbagai kertas terbaik sehingga tidak menonjolkan lagi keaslian oleh-oleh yang di bawa..
Para pemuda di dalam foto berikut ini terlihat sedang merangkai oleh-oleh Ie Limon dengan kertas layangan untuk mempercantik keadaan botol-botolnya..
Semoga postingan serba Meukarat ini bisa menambah semarak alias Seumak di beranda saya...hehe..
Terimakasih .