Jam sudah menunjukkan tepat pukul 3 pagi, namun rasa ngantuk juga belum datang. Mata masih sangat segar, apa ini efek minum kopi sanger arabica di sore tadi atau memang lagi belum bisa memejamkan mata. Disela-sela menunggu mata bisa terpejam. Saya mencoba menuliskan postingan yang mungkin bisa berguna bagi steemian semua. Postingan kali ini saya coba menuliskqn tentang adat aceh yang saya ketahui dan semampu saya ketahui saja. Tentunya apa yang saya tuliskan ini belum tentu sempurna, dan saya berharap pada steemian dari Aceh bisa menambah yabg masih kurang darinyabg tuliskan. Sehingga informasi soal adat Aceh bisa lebih sempurna di ketahui oleh orang di luar Aceh.
Peusijuk
Bagi adat Aceh peusijuk adalah satu bentuk yang wajib dilakukan di saat akan memulai yang baru. peusijuk atau dalam bahasa indonesia di sebut tepung tawar. Kali ini saya akan membahas soal peusijuk rumah, prosesi ini saya lihat saat masih saya kecil, dan sampai saat ini adat peusijuk juga masih di pertahankan oleh orang Aceh. Dan beberapa bulan yang lalu saya bersama denga Pak Bupati Aceh Utara juga melakukan peusijuk pembangunan rumah dhuafa. Pembangunan rumah dhuafa ini adalah salah satu program prioritas bupati Aceh Utara terpilih. Dan kebijakan yangndi kekuarkan oleh Bupati yang meminta semua gampong (desa) mengalokasikan 2 unit rumah per gampong di Aceh Utara.
Kembali ke soal peusijuk. Jadi semua rumah di Aceh yang akan di bangun pasti akan melakukan prosesi adat peusijuk. Adapun tujuan peusijuk ini adalah meminta berkah kepada Allah SWT agar selama pembangunan tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan terhadap yang bekerja dan juga pemilik rumah. Dan prosesi peusijuk ini biasanya di pimpin dan di lakukan oleh tetua gampong misalnya Tgk Imum (imam desa) atau juga tokoh-tokoh adat di daerah setempat.
Bahan yang di gunakan saat prosesi peusijuk ini adalah :
- Air
- On peusijuk (daun tumbuhan yang terdiri dari 44 jenis tumbuhan)
- Breuh (beras yang sudah di giling)
- Breuh Pade (gabah kering)
- Euncin (cincin emas atau bisa juga uang logam ya g di masukkan ke dalam air)
- Tumpou (kue khusus yang hanya di buat untuk prosesi peusijuk dan terbuat dari beras pulut, pisang)
- Breuh Leukat (beras pulut yang sudah di masak)
Itulah beberapa bahan yang harus di sediakan untuk bisa melaksanakan prosesi tersebut. Dan bagi orang Aceh peusijuk ini adalah suatu bentuk permohonan kepada Allah SWT agar di berikan restu, dan tentunya daat prosesi peusijuk ini pimpinan prosesi selalu membacakam doa-doa yang sesuai dengan Al-quran.
Terima Kasih kepada Steemian, Team NSC Steem Minnow project mengucapkan
Selamat Bergabung dengan Komunitas Nanggroe Steemit Community (NSC) / Project Minnow NSC, Klik disini atau https://discord.gg/7cgkwtS
Team Work
Apabila tulisan ini bermamfaat maka Follow Upvote Comments dan Resteem, jika ada pertanyaan lebih lanjut silahkan isi kolom komentar.
Keep posting keep sharing steem on steem it