Beberapa hari ini postingan di steemit semakin menarik untuk di baca, berbagai hal soal steemit semakin di kupas, dan berbagai hal kendala dan permasalahan steemian juga terposting di beberapa akun steemian. Tentunya ini memberi arah baru soal informasi dan juga soal langkah kerja para steemian. Namun pada intinya di steemit ini adalah ruang kita berkreasi dengan berbagai conten yang mampu kita hasilkan. Namun berbagai conten yang di hasilkan belum tentu mendapatkan kurasi yang baik. Melihat hal ini berbagai tawaran dan konsep juga bermunculan, tapi yang harus kita lihat adalah bagaimana menjaga eksistensi para steemian untuk tetap berkarya di steemit.
Saya punya pandangan pribadi saya soal pentingnya ada curator conten, dan ini bagi saya adalag solusi yang saat ini bisa di ambil untuk menyikapi kondisi steemian. Kehadiran curator conten menjadi salah satu pilihan yang masih di tunggu. Lalu kehadiran curator conten apakah akan mengganggu curator lain nya? itu pertanyaan yang kemarin saya dengankan sendiri dari beberapa steemian di Aceh. Dalam sudut pandang saya, curatori itu adalah orang-orang yang bekerja pada satu project tertentu, oke kita kembali ke makna harfiah apa itu CURATOR
Kurator adalah pengurus atau pengawas institusi warisan budaya atau seni, misalnya museum, pameran seni, galeri foto, dan perpustakaan. Kurator bertugas untuk memilih dan mengurus objek museum atau karya seni yang dipamerkan.
Kurator memiliki pendidikan tinggi dalam bidangnya, umumnya doktor atau magister dalam bidang sejarah, sejarah seni, arkeologi, antropologi, atau klasika.[1][2][3] Kurator harus berperan aktif dalam bidangnya, misalnya memberikan seminar, menerbitkan artikel, dan menjadi pembicaran pada konferensi akademik.[1] Kurator juga perlu mengetahui pasar serta paham kode etik dan hukum yang berlaku dalam mengumpulkan barang antik atau seni.[4][5]Here
Nah itu arti curator, maka menurut saya, curator adalah orang yang bekerja pada project tertentu, artinya tidak ada kendala dan masalah ketika ada ide melahirkan curator conten. Dan pandangan saya ini menjadi landasan berpikir saya dan berbicara saya dalam hal ini. Jadi tidak perlu takut dengan adanya curator conten, bagi saya kehadiran curator conten akan semakin membantu memberi curasi pada conten masing-masing, dan intinya bek panik dalam menyikapi ide melahirkan curator conten. Ide ini sebenarnya sudah di gaungkan beberapa bulan yang lalu, sebagai pengingat saya lampirkan link nya https://steemit.com/community/@yusrizalhasbi/indonesia-butuh-kurator-konten-55ca614d2c0d6
Maka tidak perlu takut dengan adanya curator conten, kan pada intinya semua bekerja pada project masing-masing, yang kanot bu kon hana gadeh, dan bek panik wate neu baca akan na curator laen, slow man .. slow .. dan njan pih galom teunte na ..
BEK PANIK BEUH, MEUSEU PANIK MAKA AKAN PUNGO
Salam