Dalam bahasa daerah Gayo, nama Goa Loyang Koro memiliki arti Loyang adalah goa dan Koro adalah kerbau. Menurut cerita daerah, pada abad ke 18 goa ini di jadikan sebagai jalan pintas pengembala kerbau untuk mengembalakan ternaknya dari goa yang terletak di Kampung Toweren Uken menuju goa Loyang Kamiang di Desa Isaq, Kecamatan Linge namun sayang pada saat ini akses tembus ke kampung isak sudah tertutup akibat penggumpalan batuan yang ada di dalam goa, jadi goa ini merupakan goa yang sudah buntu,
namun sekarang goa ini merupakan salah satu icon wisata di kota takengon gayo, aceh yang tak kalah serunya di bandingkan dengan tujuan destinasi lainya.