Dalam berpendapat, seharusnya merujuk kepada kitab-kitab yang mu'tabar, bukan seenaknya mengeluarkan pendapat. Apalagi dalam sudut pandang intelektualisme, objektivitas harus diutamakan.
Sudah lama netizen terombang-ambing merujuk kepada pendapat yang mengaku berdasarkan pendapat para ulama, tetapi setelah dicek di rujukan utama, tidak ditemukan. Hal ini menjadi koreksi bersama agar tidak salah dalam beragama.
Mari mengedepankan kejujuran ilmiah jika berpendapat dalam masalah agama.
▶️ DTube
▶️ YouTube