Katanya Merica harganya sedang tinggi, orang di pasar tradisional bilang satu kilo merica kering sekitar Rp. 80.000 an. Hanya saja, kali ini saya cek tanaman merica nya buahnya belum matang. memang sudah tua, dan bberapa lebat juga buahnya. Tapi biasanya yang dipetik yg sudah merah, atau paling tidak orange. Orang jawa bilang gemading. yang sudah kuning, kemerah-merahan.
Adapun untuk tanaman badul, atau yg biasa dikenal demgan porang saya belum tahu kondisi harga pasar sekarang ini. Maklum, tanaman badul tidak semuanya tumbuh dengan subur. Tapi begitulah, bidang pertanian ataupun perkebunan kan juga ada panca-roba nya. Tidak selalu mulus.
Sebenarnya, di sekitar ladang kami ini bukan hanya tanaman Merica saja. walaupun, rencananya merica ini menjadi komoditas utama. Beberapa tanaman seperti ubi/singkong sayur, yang rutin dipetik daun singkong untuk sayur dan dijual dipasar.
Pohon talas, daun katu, 'muntul' ubi merah juga ada. Pokoknya apa saja ditanam. Ikhtiar dengan alam.
Kadang juga bisa dipanen daun bengok, atau centongan. Bahkan daun kelor saja laku dipasar.
Kembali bahwa terkadang ada hal yang tidak sesuai rencana, tanaman kapulaga saya juga begitu. yang terlihat tumbuh hanya beberapa dari ratusan yang ditanam. Sama seperti badul.
Tapi, kita tidak boleh putus asa. Dan jangan berhenti menghijaukan bumi dengan terus menanam. Membantu bumi agar terus bernapas. Dan kita juga menerima manfaat sehat, atau bahkan manfaat ekonomi.
Selamat menyongsong hari senin, sobat hive Indonesia semuanya. Awali pekan ketiga di Januari 2022 dengan penuh semangat.