Nama kecilnya adalah Muhammad Ali Hasjim.
Namun ia juga memiliki sejumlah nama samaran seperti Al-Hariry, Aria Hadiningsun, dan Asmara Hakiki.
Nama samaran tersebut ia gunakan dalam berbagai karyanya, baik puisi ataupun cerpen.
Beliau adalah anak kedua dari Teungku Hasyim dari delapan bersaudara.
Ayahnya merupakn pensiunan pegawai negeri.
Beliau meikah dengan Zuriah Aziz pada 14 agustus 1941.
Ketika itu, Beliau berumur 27 tahun,sedangkan sang istri berumur 15 tahun.
Zuriah Aziz lahir pada Agustus 1926 dan akhirnya mereka dikaruniai 7 orang anak.
Yaitu, 1 . Mahdi A.hasjmy (lahir pada 15 desember 1942),
2 . Surya A.hasjmy (lahir pada 11 februari 1945)
3 . Dharma A.hasjmy (lahir pada 9 juni 1947)
4 . Gunawan A.hasjmy (lahir pada 5 sebtember 1949)
5 . Mulya A.hasjmy (lahir pada 23 maret 1951)
6 . Dahlia A.hasjmy (lahir pada 14 mei 1953) dan
7 . Kamal A.hasjmy (lahir pada 21 juni 1055)
A.hasjmy menempuh pendidikan formal pertamanya di Government Inlandsche Scool Montasie Banda aceh pada tahun 1926.
Sebuah lembaga pendidikan yang setingkat dengan sekolah dasar (SD).
Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di Madrasah stanawiyah Thawalib di padangpanjang pada tahun 1935.
Pada tahun 1941 ia pindah ke padang untuk masuk ke Aljamiah Al islamiah.
Sekolah inilah yang telah mendidiknya jiwa patriot, cinta tanah air yang kuat, dan menanamkan nasionalisme yang sangat mendasar.
Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di Al-jami'ah Al-Qism Abdul lughah wa Tarikh Al islamiah (perguruan tinggi islam, jurusan sastra dan kebudayaan islam) di padang.
Ketika umurnya menginjak usia 50-an , ia pernah mengikuti kuliah di Fakultas Hukum Universitas Islam Sumatera Utara Medan pada tahun 1951-1953.
Dan pada masa mudanya , A.hasjmy sangat.....
BERSAMBUNG....