[SBD turun, tetap bahagia bersama steemians]
Sungguh ini kabar tak mengenakkan, mata uang Steem dan Steem Dollar (SBD) sedang turun drastis. Keluhan kulihat terus mengalir dalam percakapan di beberapa group WhatsApp dan Discord para steemian.
Ragam analisis disampaikan oleh mereka yang mungkin paham, ada juga analisis yang mengundang tawa atau bisa saja benar.
Misalnya, komentar seorang yang mengatakan penurunan disebabkan oleh banyaknya penjual dari pada pembeli mata uang tersebut. Juga dipengaruhi oleh kebijakan beberapa negara yang mengetatkan aturan peredaran uang virtual. Akibatnya penurunan terjadi hampir pada semua jenis mata uang crypto.
Pendapat lucu yang mungkin benar juga dipengaruhi lebaran Idul Fitri. Banyak steemians di Indonesia yang mayoritas muslim mencairkan SBDnya secara besar-besar. "Mau rental mobil dan beli baju lebaran," komentar salah satu pengguna steemit di group WA yang kuikuti.
Aku tak tahu penyebab sebenarnya dan tak ingin juga mencarinya. Kalau kemudian mengetahui pun untuk apa, reputasi masih plankton dan tak punya kuasa besar untuk menaikkan nilai SBD dan Steem.
[Screenshot coingecko.com]
Kuakui gundah gulana, resah dan berharap mata uang itu naik terus ada. Hampir saban malam kupelototi nilai SBD dan mengecek reward dari tulisan. Paling menjengkelkan ketika melihat nilai upvote terus turun mengikuti harga Steem. Tapi, sekadar jengkel saja tak bisa protes.
Serendah-rendahnya kontribusi yang bisa kulakukan adalah terus membuat postingan, menutup telinga dari keributan beberapa kawan yang menghentikan konten karena alasan malas, Steem sedang turun.
Saat memposting ini, SBD terpantau pada angka US$ 1.32 /SBD atau Rp 19,232 /SBD
[Pergerakan SBD dalam 60 hari terakhir, screenshot coingecko.com]
Mari terus menyumbang konten dan jangan sering-sering mengecek harga SBD maupun Steem. Tetap semangat dan terus bahagia. []
Mohon maaf lahir batin, selamat Idul Fitri