Kolam tanah yang akan dijadikan kolam budidaya ikan lele disiapkan terlebih dahulu. Kolam dibuat dengan bentuk persegi panjang atau kotak dengan ukuran sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan. Setelah kolam selesai dibuat, lakukan pengeringan agar mikroorganisme jahat dan racun dalam kolam hilang. Proses pengeringan ini dilakukan kurang lebih selama seminggu, hingga tanah kolah retak retak. Selanjutnya, gemburkan tanah dengan menggunakan cangkul. Penggemburan sekaligus pembalikan tanah ini dilakukan untuk menghilangkan gas beracun dalam tanah.
Jika derajat keasaman atau pH tanah kurang, maka lakukan pengapuran dengan menggunakan dolomit atau
tohor sebannyak 10 gram hingga 50 gram per meter persegi kolam. Setelah itu lakukan pembalikan tanah agar kapur dapat tercampur dengan tanah. ()
5 hingga 7 hari setelah pengapuran selanjutnya lakukan pemupukan dasar kolam dengan menggunakan pupuk organik kotoran ternak yang telah matah dan kering sebanyak 300 gram hingga 500 gram per meter persegi. Tujuan pemupukan ini yaitu untuk menyuburkan dasar kolam dan juga menumbuhkan pakan alami ikan berupa cacing dan fitoplankton...