
penindasan dan peng-aniayaan kaum Quraisy yang berlangsung cukup lama. Kaum muslimin Muhajirin kini mulai mendapatkan jiwa, ketenangan, dan keten- teraman lahir atau batin. Untuk mewujudkan keten-teraman hidup di kota Madinah, akhirnya dibuatlah perjanjian persahabatan dan perdamaian dengan kaum Yahudi yang berdiam di dalam dan di sekeliling kota Madinah. Diberikan persetujuan antara Rasulullah dengan kaunnya, sebagai berikut
- Bum Auf dapat hidup damai bersama-sama kaum muslimin. Kedua belah pihak memiliki kebebasan dalam memeluk dan menjalankan perintah agamanya masing-masing
- Antara kaum muslimin dengan kaum laki-laki wajib tolong- untuk membantu siapa saja yang mencari mereka Kaum muslimin memikul belanjanya sendiri, begitu pula kaum Yahudi juga memikul belan-janya sendiri.
- kepribadian kota Madinah adalah kota suci, dan negatif wajib dibentuk oleh semua pihak.