Selamat Pagi Sahabat Tercinta,,,
------------

Malam itu penghuni langit, sang penakut, berlindung di balik bumi.
Belajarlah hidup disiang hari, Pohon Nangka pun perlu sinar. Rengkuhlah siang, meski berat dan tak berharap, ada pelukan malam menunggu, membuatmu nyaman sejenak, dan melanjutkan harapan esok hari. Perjuangan tak akan berhenti.
-----
Duhai anak-anak kami, engkaulah buah hati kami. Padamu tergantung masa depan kami. Dunia kami dan akhirat kami. Hilang letih dan lelah kami ketika melihat engkau beranjak dewasa dan tumbuh dengan akhlak yang mulia. Wahai anak-anak kami engkau hidup di penghujung zaman yang semakin banyak kerusakan, kesusahan dan fitnah yang menyambar setiap detik nafasmu. Jika engkau tidak bergantung pada Zat Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa, pada siapa lagi engkau kan berlari? Kami tidak perduli melihat para orang tua yang sibuk memilih dunia untuk belahan jiwa mereka. Yang berkorban dengan apa saja agar anak-anaknya berhasil meraih pangkat dan kedudukan di hati manusia.
------------

Duhai anak-anak kami, penyejuk mata, di hari yang semakin mendekati kepunahan. Tak lelah kami mendidikmu dengan Al-Qur’an. Betapa engkau sangat kami inginkan menjadi penghafal dan pengamal Al Qur’an. Siang malam kami bersabar dan tak kecewa membetulkan bacaanmu yang yang tertatih-tatih dan terlupa dari satu ayat Al-Qur’an.Demikian pula doa senantiasa kami panjatkan untuk kalian agar Allah memberi kemudahan. Duhai penyejuk hati yang gundah, kami menginginkan dunia hanya sebagai bekal untukmu menuju akhirat yang abadi. Karena itu kami tidak kecewa bila mendapati nilai C pada matematikamu atau fisikamu. Tetapi sungguh kami akan menangis dan berduka bila engkau lalai pada perintah Rabbmu.
-----
Betapa kami sangat menginginkan pahala itu. Kami-pun menyadari tidaklah mudah mendapatkannya.
Original Content
-----

