Berbicara tentang merayakan hari raya umumnya pasti tentang bermaaf-maafan, ziarah kubur, makan masakan khas lebaran dan bersilaturrahmi ke rumah sahabat atau saudara kita itu mungkin sedikit dari berbagai kegiatan lebaran yang kita rayakan bahkan lain daerah maka lain pula cara merayakan hari raya iti sendiri atau bahkan lain daerah maka lain pula makanan khas hari rayanya.
Pada umumnya tentu hampir sama cara merayakan hari raya pada suatu daerah namun ada yang unik bagi saya yaitu kebiasaan anak-anak di Aceh pada saat hari raya baik hari raya Idul Fitri maupun hari raya Idul Adha yaiti sama-sama merayakan dengan membeli mainan senjata api baik yang berukuran kecil maupun besar.
Suasana dengan menenteng mainan senjata api pada saat hari raya bagi anak-anak di Aceh sudah menjadi pemandangan yang biasa kita lihat hampir diseluruh kabupaten kota yang ada di provinsi Aceh bahkan bagi pedagangnyapun hampir dapat kita pastikan menjadi pedagang musiman yang hannya berjualan pada saat hari raya saya tentunya ini mencerminkan bahwasannya mainan senjata api ini akan sangat laris pada saat musim lebaran/hari raya saja.
Kebiasaan mainan senjata api laris manis pada saat hari raya mungkin salah satu faktornya adalah dikarenakan pada saat hari raya hampir setiap anak-anak di Aceh memiliki uang pribadi yang mereka peroleh dari orang tua, saudara bahkan dari tabungan uang jajan sehari-harinya.
Maka fenomena anak-anak di Aceh pada saat hari raya hampir dapat di pastikan memiliki mainan senjata api bahkan perorangnya dapat memiliki lebih dari satu mainan senjata api. Mungkin inilah sedikit cerita yang dapat saya bagi bagi sahabat steemit semua khususnya yang berasal dari luar Aceh tentang kebiasaan anak-anak di Aceh pada saat hari raya/lebaran semua sahabat semua menyukainya.