Sering kita melihat dn mendengar, saat seseorang memberikan/membantu sesuatu kepada seseorang, ia memberi tahu orang lain bhw dia berbuat itu secara ikhlas. Padahal di saat dia memberitahukan ikhlas pd org lain, secara psychologis, justru pd saat itulah ia sesungguhnya ia sedang berharap balasan sbg pamrihnya, bisa dlm berbagai bentuknya, baik berupa materi maupun immateri.... Pdhal klo kita menilai dlm logika matematika, justru ikhlas yg hatinya tanpa berharap apapun, itulah yg akan memperoleh balasan yg tak trhingga. Perhatikan sistematika logika ikhlas dlm gmbar di bawah. Semoga teman2 dpt menemukan makna ikhlas yg sesungguhnya, insya Allah...