Saat Kurator menjawab dengan diplomatis pertanyaan dari Kurator Lainnya
Hari ini genap satu minggu setelah berlangsungnya acara meet up pertama KSI chapter east aceh "Bereh", selama seminggu ini pula banyak tulisan yang ditulis oleh steemians dengan teman meet up KSI chapter east aceh. Tentunya, dengan versi Mareka masing-masing. Setelah seminggu berlalu saya pikir hal ini akan hilang di telan waktu, ternyata saya salah besar, tadi pagi salah seorang sahabat kami kembali menguliti kenangan saat meet up dengan merangkai foto jadi cerita lihat disini. Melihat rangkaian foto kenangan dari sahabat kami ini, saya jadi ingat kurator Indonesia
saat menanggapi pertanyaan dengan bijak dan diplomatis.
Ceritanya berawal saat kurator KSI chapter east aceh, bertanya pada kurator
. Loh.. kok bisa,
di katakan kurator, pada hal kan dia masih baru dan masih katagori plankton. Sahabat semua jangan salah faham dulu, hakekatnya semua kita yang sudah resmi memiliki aku steemit adalah kurator, termasuk saya dan anda yang sedang membaca tulisan ini, dalam kesempatan ini bukan masalah kurator yang ingin saya bahas, jika anda kasih penasaran kenapa semua kita adalah Kurator anda bisa baca postingan yang di tulis oleh kurator
yang berjudul cara yang paling mudah menjadi seorang kurator disini saya yakin setelah anda membaca tulisan tersebut anda akan faham dengan kurator yang saya maksud.
Baiklah, mari kita bahas lagi masalah pertanyaan Kurator yang di jawab dengan bijak dan diplomatis oleh
. Kurang lebih pertanyaan mengenai pendapat atau pandangan kurator Indonesia
tentang adanya steemians yang mencari dukungan dari beberapa akun besar dengan cara mentransfer beberapa SBD atau Steem ke akun tertentu, sebagai imbalannya aku yang sudah di transfer SBD atau Steem akan memberikan vote dalam kapasitas yang besar kepada pada postingan tersebut. Saya yang waktu itu duduk di bangku paling depan dan berhadapan langsung dengan
beserta rombongan, dengan jelas melihat senyum manis dari sang kurator Indonesia. Dengan senyum khas kurator
menjawab pertanyaan tersebut dengan bijak, "saya tidak melarang dan tidak juga menyuruh Anda untuk memperoleh dukungan dengan cara seperti itu, semua tergantung Anda, pilihan ada di tangan anda" sesampai pada jawaban ini saya jadi melihat kemerdekaan dalam steemit, sebelum menutup tanggapannya
menambah kata-katanya " jika anda ingin mencari dukungan dengan cara mentransfer beberapa SBD atau Steem, maka tidak perlu repot-repot membuat konten yang kreatif, inovatif dan menarik, karena apapun yang kita postingkan sudah pasti akan mendapatkan dukungan dari mereka" setalah itu sang kurator Indonesia ini menutup pembicaraannya.
Memang menarik dan menggiurkan jika kita bisa dapat dukungan dari akun-akun besar, pasalnya dalam sekejap prestasi akun akan naik, untuk dapat dukungan dari akun-akun besar mungkin kita bisa melakukannya dengan dua cara.
- Membuat postingan yang original, kreatif, inovatif, menarik, konsisten dll.
- Dengan mentransfer beberapa SBD atau Steem ke akun tertentu maka kita akan dapat dukungan dari akun besar dengan vote yang besar.
Kedua cara ini adalah legal (diperbolehkan), menurut saya cara yang kedua itu lebih mudah dan cepat membuat akun kita jadi besar. Namun, cara seperti ini bukan proses alami dan bukan cara yang tepat untuk menyalurkan hobi karena tidak perlu kita jiwai. Kalau cara pertama kita gunakan, maka, cara tersebut menuntut kita untuk lebih kreatif dan aktif berkomunikasi dalam komunitas agar postingan kita bisa dapat vote yang besar. Cara ini juga di pandang lambat dan terkesan membosankan oleh sebagian steemians, sehingga mendorong sebagai steemians menggunakan cara kedua yang lebih mudah. Namun pendapat seperti ini tidak berlaku untuk orang kreatif seperti bang yang dalam waktu yang singkat bisa melesat, mungkin kita semua harus belajar dari pengalaman beliau.
Dalam kesempatan ini saya yang tergabung dalam KSI chapter east aceh, masih berkomitmen untuk membuat konten atau postingan yang menari, kreatif, inovatif, original dan konsisten. Biar saja terkesan lambat dan membosankan namun kami menikmati setiap proses yang kami lakukan.
Nah.. anda mau pilih yang mana? Itu adalah hak prerogatif kita masing-masing. Salam ksi.