Sudah menjadi kebiasaan ketika maulid di adakan si sekolah maka di setiap kelas akan diadakan hidangan makanan yang nanti akan disantap secara bersama-sama oleh siswa siswi kelas tersebut.
It has become a habit when maulid is held by the school so that in each class there will be a food dish which will be eaten together by the class students.
Para siswa secara sukarela membawa satu jenis makanan untuk hidangan di kelas. Jadi jika di dalam kelas tersebut ada dua puluh siswa maka akan tersedia dua puluh macan
makanan. Saya selaku wali kelas tidak menentukan makanan apa yang harus dibawa namun siswa sendiri yang menyatakan akan membawa jenis makanan yang ingin dibawanya ke sekolah.
Students voluntarily bring one type of food for meals in class. So if there are twenty students in the class so twenty kind of foods will be available. I as the homeroom teacher did not determine what food to bring but the students themselves said they would bring the type of food they wanted to bring to school.
Saya sangat bersyukur sekali dengan kekompakan siswa-siswa anak murid bimbingan saya. Semoga dengan semangat maulid Nabi Muhammad SAW dapat meningkatkan akhlak generasi muda kita.
I am very grateful for the cohesiveness of the students. Hopefully with the spirit of maulid of Prophet Muhammad can improve the morals of our young generation.