Menikmati suasana alam dengan hamparan padi menghijau tentunya memberikan kedamaian tersendiri saat hari libur. Yupz! Begitu pula yang saya lakukan, saat saya menghabiskan waktu berlibur ke kampong halaman. Melihat hamparan Padi yang memiliki filosofi hidup yang patut kita pelajari. Karena banyak memberikan gambaran dan perwatakan manusia, yang terkadap silau oleh megahnya dunia.
Mula-mula, padi akan tumbuh berwarna hijau dan indah. Waran hijau melambangkan jiwa kita di masa kanak-kanak. Hama yang kerap datang menyerang, adalah tempaan dalam kehidupan yang akan membuat kita semakin matang. Disaat itulah hijaunya padi perlahan-lahan mulai menguning. Yang dinamakan pendewasaan.
Warna kuning, melambangkan kematangan dan kebersamaan. Sikap dewasa karena tempaan hidup yang beraneka ragam. Susah, senang. Bahagia, duka. Pasti akan datang menerpa kita. Sebuah jiwa yang tangguh, karena tergembleng dengan pengalaman yang dialaminya. Sepertihalnya padi yang siap dipanen dalam kebersamaan.
Semakin kuning, berisi, dan merunduk. Itulah padi. Ia berisi, diperlukan orang. Namun, tak pernah pongah. Tetap merunduk, penuh sahaja dan kedewasaaan.
Semoga kita bisa bersikap seperti halnya padi. Yang tumbuh dengan kedewasaan , tangguh, dan selalu bersahaja terhadap sesama.
Padi mengajari kita kerendahan hati, pendewasaan, kekompakan, dan bermanfaat. Yang kesemuannya sangat dibutuhkan di Steemit. Saling membantu dan memotivasi dengan memberikan konten-konten yang berkualitas.
Taiwan, 21 Juli 2018