Perubahan-perubahan yang dimaksud adalah dalam bentuk pengetahuan, kecakapan, sikap, dan motif tindakan petani. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut diharapkan petani akan bersifat lebih terbuka, aktif dan dinamis.
Dengan demikian pokok dari tujuan penyuluhan pertanian bukan saja menimbulkan dan merubah pengetahuan, kecakapan, sikap dan bentuk tindakan petani, yang lebih penting adalah merubah sifat petani pasif dan statis menjadi petani aktif dan dinamis. Petani akhirnya harus mampu berpikir dan berpandapat sendiri untuk mencoba dan melaksanakan sesuatu yang pernah didengar dan dilihatnya.
Tujuan penyuluhan pertanian jangka panjang yaitu untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat tani, atau agar kesejahteraan hidup petani lebih terjamin. Masyarakat tani yang sejahtera adalah tujuan yang ingin dicapai oleh penyuluhan pertanian.
Hal ini baru bisa dicapai apabila petani mau dan mampu mengubah cara berusaha taninya. Kemauan dan kemampuan mengubah cara berusaha tani diharapkan usaha tani menjadi lebih produktif.