Sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman bagi setiap anak. Namun nahas, kejadian mengejutkan terjadi di salah satu sekolah di William Perkin C of E High School, Greenford, London barat.
Dilansir dari laman Tribunnews dari Metro.co.uk, Karanbir Cheema (13) harus meregang nyawa sebelum ikut kelas sepakbola dan karate. Di pagi hari Karan di antar oleh orang tuanya dan diturunkan di area William Perkin.
Kemudian orang tuanya meninggalkan Karan untuk mengantarkan adiknya. Sayangnya anak ini mengalami alergi tiba-tiba setelah seseorang menaruh keju di menu makan siang. Karan diduga dikerjai oleh teman-teman yang suka membully dirinya, ucap Humaira Khan, orang tua teman karan saat kejadian.
Ia menjelaskan bahwa anak tersebut mengalami alergi dan dibawa ke ruang staf. Sayangnya penanganan yang diberikan pihak sekolah tidak membantu. Akhirnya Karan dibawa ke rumah sakit setelah ambulans datang.
Karan akhirnya harus meninggal dunia setelah dua minggu kejadian tersebut. Humaira mengatakan bahwa ada seorang anak yang suka membuli Karan setiap saat. Ia menaruh keju di makanan Karan.
Dan ketika Humaira bertanya pada keluarga anak tersebut, ia mengaku tidak tahu menahu soal hal tersebut. Di sisi lain, seorang ibu mengatakan bahwa ada seorang anak yang sengaja menaruh keju di baju Karan.
Perempuan itu mengatakan : "Saya mendengar dari seorang siswa kalau ada seorang anak laki-laki datang dan menaruh sedikir keju di kaos Karan. Pelakunya sangat faham bahwa yang dilakukannya adalah salah."
⠀
Pihak sekolah sendiri mengaku bahwa telah membuat sistem penanganan yang baik untuk anak dengan alergi atau kebutuhan kusus, seperti Karan. Namun lantaran kasus ini, mereka berjanji akan meningkatkan standar penanganan.
Kepala sekolah Dame Alice Hudson mengatakan bahwa sekolah tidak akan mengomentari penyelidikan kriminal apapun sehubungan dengan kejadian ini. (Source: Tribunnews)
⠀
Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys!