Berselancar dalam media sosial kadang kala menimbulkan salah paham antar para penggunanya. Hal ini disebabkan karena dalam media sosial seringkali tidak ada tatap muka antar penggunanya (kecuali aplikasi media sosial tersebut menyediakan layanan video call).
Terjadinya salah paham ketika berkomunikasi dalam media sosial disebabkan karena teks atau kata-kata yang disampaikan tidak bisa mewakili penyampaian keseluruhan maksud dan tujuan para penggunanya , sehingga perlu cara lain agar tidak terjadi kesalahpahaman tersebut.
Ada tujuh komponen yang sulit didapatkan ketika bermedia sosial dengan hanya menggunakan teks, antara lain :
- Kontak mata.
- Ekspresi wajah.
- Sikap badan.
- Gesture
- Nada bicara
- Pemilihan jeda waktu bicara.
- Intensitas
Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai ketujuh komponen tersebut bisa dilihat dalam video dibawah ini :
Tujuh komponen tersebut di atas, bisa diketemukan ketika terjadi komunikasi atau melakukan kegiatan sosial secara tatap muka, akan tetapi hal tersebut akan tersembunyi dalam aktivitas bermedia sosial secara teks saja. Oleh karena itu emoticon perlu dipakai bila ingin memperjelas teks pembicaraan dalam bermedia sosial sebagai pengganti tujuh komponen tersebut sehingga meminimalisir terjadinya kesalahpahaman dalam bermedia sosial.(hpx)