
Mempunyai anak adalah suatu anugerah , namun banyak orang yang tidak mengetahui bahwa Ibu-ibu yang baru saja melahirakan memiliki kecenderungan permasalahan kesehatan yang tidak disadari oleh orang-orang yang berada di sekitarnya. Masalah tersebut adalah “Baby blues syndrome” atau dikenal juga dengan istilah em>postpartum bluesataupun postpartum distress syndrome, Ini merupakan perasaan emosional yang dialami Ibu sehabis melahirkan. Baby blues syndrome adalah perasaan yang sangat sedih dan biasanya dirasakan di hari-hari setelah bayi baru saja lahir dan itu sangat normal.
Apa penyebab baby blues syndrome?
Dalam artikel yang pernah dimuat di Kompas.com, penyebab Baby blues syndrome menurut Fonda Kuswandi, S.Psi.(1), pada seorang ibu yang baru melahirkan, adalah terjadinya hormon-hormon kehamilan menurun drastis dan digantikan dengan produksi hormon-hormon untuk menyusui. Pergantian hormon ini menimbulkan fluktuasi atau perubahan hormonal dalam tubuh yang bisa menimbulkan efek kurang nyaman. Alhasil, memicu perasaan-perasaan negatif yang dirasakan oleh sang ibu.
Ciri-ciri seorang ibu yang sedang mengalami baby blues syndrome biasanya adalah :
- Mudah marah dan lebih sensitive
- Muncul perasaan terasing pada sang ibu
- Lekas lelah, sering merasa bosan dan sedih.
Bahaya yang harus diwaspadai pada penderita baby blues syndrome
Bahaya yang ditimbulkan oleh baby blues síndrome adalah bisa memicu terjadinya perbuatan menyakiti sang bayi atau bahkan memicu tindakan bunuh diri. Seperti yang terjadi pada seorang ibu melakukan tindakan bunuh diri dengan meloncat dari jembatan Serayu, di Kabupaten Cilacap (2) bahkan ada seorang ibu di Purwakarta tega mengubur bayi yang baru berumur lima bulan hidup-hidup (3)
Bahaya baby blues syndorme ini harus mendapatkan perhatian karena di sebuah media sosial terungkap bahwa banyak ibu-ibu yang mengalami hal ini. Seperti yang dilansir disebuah laman Facebook Kompas.com, bisa dilihat pada foto-foto di bawah ini mengenai pendapat mereka mengenai baby blues syndrome.
Jadi untuk membantu para ibu untuk mengatasi baby blues syndrome perlu adanya bantuan dan perhatian dari orang-orang yang ada di sekitarnya khususnya pihak keluarga sehingga dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.(hpx)
1. "3 Ciri Khas"Baby Blues" pada Ibu yang Baru Melahirkan", https://lifestyle.kompas.com/read/2016/09/27/080600223/3.ciri.khas.baby.blues.pada.ibu.yang.baru.melahirkan, 27 April 2019
2. Ibu yang lompat dari jembatan sungai Serayu diduga depresi pasca melahirkan, https://regional.kompas.com/read/2019/04/27/23532411/ibu-yang-lompat-dari-jembatan-sungai-serayu-diduga-depresi-pascamelahirkan?utm_campaign=Dlvrit&utm_source=Facebook&utm_medium=Social , 27 April 2019
3. Ibu di Purwakarta Kubur Bayinya Hidup-Hidup, https://www.liputan6.com/news/read/3927754/ibu-di-purwakarta-kubur-bayinya-hidup-hidup , 28 Maret 2019