Buku yang berjudul A Dream of Red Mansions(Mimpi Paviliun Merah) adalah termasuk salah satu dari khazanah novel klasik Tiongkok, sejatinya disusun oleh Cao Xueqin (1715-1763) yang hidup pada masa Dinasti Qing akan tetapi sebelum novel ini rampung, sang penulis keburu meninggal terlebih dahulu. Penulisan buku ini dilanjutkan oleh Gao E (1738-1815), seorang cendikiawan yang juga hidup dimasa Dinasti Qing.
Novel klasik ini sebenarnya terdiri dari 120 bab dan 400 tokoh, dan oleh Seraphina Lum, seorang ilustrator yang tinggal di Singapura, novel tersebut dibuat dalam sebuah versi komik A Dream of Red Mansions (Mimpi Paviliun Merah). Dalam komik yang terdiri 163 halaman ini, terangkum bagian-bagian inti cerita dari novel tersebut yang dituangkan dalam gambar-gambar yang menarik dan mudah dicerna oleh pembacanya.
Secara garis besar, buku komik ini menceritakan sebuah kisah dari kehidupan Klan Jia yang merupakan keluarga yang cukup berkuasa dan memiliki pengaruh dalam bidang pemerintahan. Tokoh utama dalam buku ini adalah Jia Baoyu, Lin Daiyu, Xue Baochai, dan Wang Xifeng. Di buku ini diceritakan bagaimana terjadinya intrik yang dilakukan tokoh-tokoh yang ada keluarga besar Jia guna memperoleh pengaruh untuk mengendalikan keluarga besar tersebut. Sebenarnya jalan cerita yang ada dalam buku ini menceritakan pengaruh besar para wanita dalam menentukan arah dan kebijakan keluarga Klan Jia dan hal ini bertolak belakang dengan keadaan budaya feodal Tiongkok saat itu, yang mana para wanita dianggap sebagai kaum lemah. Sang pengarang melalui buku ini ternyata ingin mendobrak kebiasaan atau stereotip yang ada pada saat itu.
Buku komik ini pertama kali diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh Asia Pack Books PTE LTD dan kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh PT. Elex Media Komputindo. Bagi yang ingin mengetahui garis besar cerita novel A Dream Of Red Mansions, rasanya akan cukup terpuaskan dengan hanya membaca komik yang digambar oleh Seraphina Lum ini (hpx)