Kebutuhan tempat tinggal di manapun baik di Kota maupun di Pedesaan terus berkembang, dengan laju pertumbuhan penduduk di planet bumi ini. Tidak jarang kebutuhan hunian tempat tinggal dibutuhkan.
Kesenjangan antar jumlah keluarga dengan Rumah yang ada idealnya, satu keluarga menempati satu rumah, sampai saat ini jumlah kepala keluarga lebih besar dari jumlah rumah yang ada ( backlog). Artinya masih banyak keluarga yang menumpang rumah pada keluarga lain.
Banyak faktor yang menjadi kesenjangan backlog tersebut, rumah bukan hanya berbentuk fisik saja, melainkan sebagai tempat tinggal yang layak huni dan rumah mempunyai fungsi sebagai pembinaan keluarga serta aset pemiliknya.
Pemilihan tempat tinggal, ada sisi lebih dan kurang kalau kita memilih tempat tinggal di lingkungan perumahan ( komplek perumahan) dengan memilih tempat hunian di luar komplek perumahan.
Tidak jarang orang memilih tempat tinggal dikomplek perumahan yang berada di perkotaan, berbagai alasannya seperti, tidak repot-repot untuk membangun sendiri, bangunan yang akan dipilih sudah jadi tinggal menempati, prasarana pendukung seperti air bersih, prasarana jalan, tempat pembuangan sampah, ruang terbuka hijau dan prasaran yang lain sudah disediakan.
Secara ekonomi pembayaran rumah bisa di angsur setiap bulannya bisa meringankan biaya, dari sisi yang lain tinggal di komplek perumahan biasanya hidup dari faktor sosial cenderung individual, tidak jarang antara penghuni dengan satu dengan yang lain, jarak rumah yang berdekatan tidak saling kenal kemungkinan dengan kesibukan masing-masing.
Terkadang untuk mencari alamat rumah di perumahan bisa nyasar kerumah orang lain, faktor itu karena rumah yang satu dengan yang lain hampir sama bentuknya, dan biasanya rumah dibangun berderet,disain di bangun dengan pola grid.
Memilih hunian tempat tinggal di luar perumahan dari sisi mendirikan bangunan bisa memilih disain yang disukai, biasanya dari segi luasan lahan hunian di luar perumahan bisa lebih luas, bisa karena faktor harga tanah masih relatif murah.
sumber
Hunian di luar perumahan secara finansial minimal membutuhkan dana kontan walaupun membangun rumah bisa bertahap. Sisi sosial masyarakat relatif guyup, sering bertemu dengan penduduk di sekitar tetangga, komunikasi antar tetangga relatif sering dilakukan.
Faktor keamanan kalau kita tinggal di perumahan di jaga terus selama 24 jam, dan setiap ada tamu ditanya identitas diri, faktor keamanan lebih ketat untuk rasa aman penghuninya. Berbeda kalau kita tinggal di di luar perumahan tidak di jaga dengan ketat seperti hunian di perumahan.
sumber
Kelebihan dan kekurangan itu selalu ada dalam setiap menempati hunian baik di perumahan maupun diluar perumahan.
Mei, 2020.