Posisi ___Pulau Nabire___dengan ___pulau Biak___masih dalam wilayah Provinsi Papua, dan kedua pulau tersebut masih di leher bumi cendrawasih, Nabire dan Biak dipisahkan dengan laut.
Untuk menuju ke Biak dari Pulau Nabire bisa di tempuh lewat laut, dengan memakai kapal laut atau dengan menggunakan pesawat terbang, untuk menghemat dan efesien waktu saya pilih transportasi udara, jauh- jauh hari tiket pesawat sudah di pesan untuk penerbangan dari Nabire ke Biak.
Tanggal 22 Maret 2020 penerbangan jam 10 lewat 40 menit Waktu Indinesia Timur, letak Bandara Nabire berada di Kota dan dekat dengan rumah yang saya sempat tinggali beberapa hari, dan tiba di bandara sekitar jam 9.30 wit, masih banyak waktu untuk menunggu.
Seperti standar operasional pencegahan virus corona didalam ruang tunggu disediakan disinfektan semua penumpang disemprot, bebera sasaat menunggu pesawat yang akan terbang ke pulau Biak, keluar dari ruang tunggu menuju pesawat di semprot disinfektan lagi.
Pesawat yang akan di gunakan menuju ke Pulau Biak, menggunakan jenis pesawat ATR 78, untuk penerbangan pesawat penumpang regional jarak pendek pesawat dengan menggunakan mesin Twin turboprop buatan Perancis, pesawat ini cocok untuk penerbangan jarak pendek, mengingat Negara kita banyak pulau dengan jarak pendek di wilayah Indonesia.
Penerbangan Nabire ke Biak ditempuh dengan waktu kurang lebih 50 menit, ketinggian dengan jelajah sekitar 14 ribu kaki, Bandara Nabire berdekatan dengan pantai MAF pantai yang ramai dikunjungi wisata.
Nama pantai MAF diambil dari nama lapang terbang jaman dahulu sebelum menjadi bandara, MAF perpanjangan dari Mission Aviation Fellowship bisa menjadi pemandangan sehari-hari setiap ada pesawat yang akan landing maupun take off.
Pemandangan laut di atas pesawat, dengan ketinggian sekitar 14 ribu kaki, terlihat pemandangan laut dan sekitarnya, mulai dari persiapan take off sampai meninggalksn wilayah Nabire.
Terlihat beberapa pulau-pulau kecil dan warna air laut masih tetlihat jelas, panorama yang indah dan luas hamparan laut di perairan Papua. Setelah menempuh perjalanan dan pesawat persiapan mau landing, terlihat garis pesisir pantai Baik dan areal pemukiman.
Waktu yang ditempuh relatif sebentar, memanfaatkan waktu penerbangan untuk melihat pemandangan laut di balik jendela, dengan pesawat yang menggunakan jenis dua baling-baling, dan akhirnya peeawst menginjak di bandara udara Frans Kaisiepo Biak.
April,2020.