Hari ini usai pertemuan dengan warga Ranto Peureulak, saya melayat ke rumah almarhum Bang Effendi Hamid di Desa Bhom, kecamatan yang sama.
Beliau adalah korban ledakan sumur minyak yang meninggal di RSUZA, Jumat (27/4) pukul 15.30 WIB dan dikebumikan di kuburan dekat rumahnya tadi malam. Menurut pengakuan anak almarhum, kepada saya, ternyata ayahnya datang ke lokasi kebakaran untuk membantu warga yang terbakar. Namun nahas, Bang Fen, panggilan akrab beliau juga ikut terbakar dalam peristiwa itu.
Mari kita berdoa semoga almarhum ditempatkan di tempat yang layak di sisi Allah serta keluarga yang ditinggalkan selalu tabah dalam cobaan ini.