Selamat malam, Teman Stemian Semuanya....!
.
Akibat dari peristiwa yang sangat berkesan bagi tersebut telah menghilangkan ribuan jiwa masyarakat, bahkan ada yang sampai sekarang tak diketahui keberadaannya jikalau dia masih hidup, begitupun jika dia sudah mati dimana kuburannya. Hal ini bukan untuk menukulkan letak permasalahan dan akibat dari dari sebuah peristiwa di Aceh, tetapi hanya sekedar mengingatkan kembali supaya generasi berikutnya mengetahuinya, bahwa ada tragedi dan konflikuang melanda Aceh beberapa waktu yang lalu.Khusunya Desa Sido Muliyo, yang mengalami dampak yang luar biasa, terutama bagi seluruh masyarakat yang mendiami desa Sido Muliyo beberapa waktu yang lalu.
Dulunya warga sido Muliyo sebagian besarnya adalah pendatang melalui program Transmigrasi yang dilaksanakan pada masa orde baru, bahkan ada warga keturnan jawa yang ada di daerah tersebut, sebelum program transmigrasi pemerintah pusat dijalankan pada masa pemerintahan orde baru. Menurut ketengan yang berhasil penulis dapatkan, mareka adalah keturunan jawa yang dibawa oleh kolonial Belanda dalam rangka menjalankan misi kerja paksa (Romusha), Program Transmigrasi yang dijalankan oleh pemerintah orde baru termasuk dalam katagori berhasil, karena dengan adanya program tersebut banyak areal perkebunan yang terbuka di desa etrsebut yang dikerjakan oleh para pendatang, dan sampai sekarang kebun-kebun tersebut masih produktif.