Meramalkan pemenang dalam laga-laga kali ini, sama sulitnya dengan menebak ayam bertelor, apakah telor yang dieram sang induk melahirkan anak ayam jantan atau betina.
Kenapa? Karena tim-tim yang dihuni oleh para pemain hebat kelas dunia semuanya berguguran, bahkan ada yang “tersungkur” di babak penyisihan. Juara dunia 4 kali, Jerman, misalnya, harus gugur di babak penyisihan, setelah dikalahkan oleh Korea Selatan 0-2 di babak akhir group F. Bahkan Italia yang juga juara 4 kali, tersingkir dan tidak lolos untuk bisa berlaga piala dunia 2018.
Argentina yang sudah dua kali juara dunia, juga senasib dengan Jerman. Meski ada Leonel Messi, pemain terbaik dan termahal dunia, tetapi tim itu kandas di babak penyisihan group D, setelah dihajar Perancis 4-3. Juara dua kali lainnya, Uruguay, juga kandas di babak 16 besar setelah ditaklukkan Perancis 0-2.
Sementara Spanyol yang pernah satu kali juara dunia, sama halnya dengan Inggris dan Perancis, harus menyerah kalah di penentuan group B, karena tidak kuat melawan Rusia. Mereka pun pulang dengan wajah tertunduk setelah Rusia mengganjarnya 4:3. Sekarang di babak semi final ada dua rekannya yang masih bertahan, Perancis dan Inggris.
Nasib cukup tragis dialami oleh Brazil, Sang Juara Dunia dari semua juara dunia. Brazil menjuarai Fifa World Cup sebanyak lima kali, yaitu Tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002. “Dunia belajar bola dari Brazil,” kata seorang pengamat. Tetapi, tim yang memiliki teknik tertinggi dalam seni permainan bola ini pun harus terjungkal di babak 16 besar, setelah ditundukkan Belgia 1:2. Dan Belgia kini melenggang ke semi final bersama Perancis, Inggris dan Rusia. “Piala Dunia 2018, tak ubahnya seperti kita nonton piala eropa,” kata Teuku Alvian Castro, penikmat sepakbola.
Para Juara Dunia Sepanjang Sejarah
| Tahun | Juara | Runner-Up | Tuan Rumah |
|---|---|---|---|
| 1930 | Uruguay | Argentina | Uruguay |
| 1934 | Italia | Cekoslovakia | Italia |
| 1938 | Italia | Hungaria | Prancis |
| 1942 | Ditiadakan/Perang Dunia-II | - | - |
| 1946 | Ditiadakan/Perang Dunia-II | - | - |
| 1950 | Uruguay | Brasil | Brasil |
| 1954 | Jerman Barat | Hungaria | Swiss |
| 1958 | Brasil | Swedia | Swedia |
| 1962 | Brasil | Cekoslovakia | Chili |
| 1966 | Inggris | Jerman Barat | Inggris |
| 1970 | Brasil | Italia | Meksiko |
| 1974 | Jerman Barat | Belanda | Jerman Barat |
| 1978 | Argentina | Belanda | Argentina |
| 1982 | Italia | Jerman Barat | Spanyol |
| 1986 | Argentina | Jerman Barat | Meksiko |
| 1990 | Jerman Barat | Argentina | Italia |
| 1994 | Brasil | Italia | Amerika Serikat |
| 1998 | Prancis | Brasil | Prancis |
| 2002 | Brasil | Jerman | Korse; & Jepang |
| 2006 | Italia | Prancis | Jerman |
| 2010 | Spanyol | Belanda | Afrika Selatan |
| 2014 | Jerman | Argentina | Brasil |
| 2018 | ? | ? | Rusia |
Siapa Juara Dunia 2018?
Sebelum meramalkan siapa juara dunia Fifa World Cup 2018, terlebih dahulu mari kita tebak siapa yang akan masuk ke babak final. Karena jangan-jangan, telor yang kita kira akan menetaskan ayam jantan, ternyata nanti melahirkan ayam betina.
Dalam postingan saya terdahulu, berjudul: The World Cup | My Selections for the Semi Final saya memperkirakan, yang akan maju ke babak final adalah Perancis dan Kroasia. Dan piala dunia sekali ini akan dibawa pulang ke Paris oleh Pogba dan kawan-kawannya. Sementara Inggris dan Belgia akan memperebutkan posisi ke 3 dan ke 4.
| Skor | Tim | vs | Tim | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 2 | Perancis | vs | Belgia | 1 |
| 4 | Kroasia | vs | Inggris | 3 |
Ini hanya prediksi, berdasarkan catatan saya selama piala dunia dan perkembangan tim yang tersisa sampai mereka sejauh ini. Meramalkan pemenang, seperti saya katakan diawal, sama seperti menebak apakah telor yang sedang diretas akan melahirkan anak ayam jantan atau betina.
Mau memprediksikan pemenang itu jauh lebih bagus, -- walaupun nantinya kalah, daripada awaknyan yang menunggu sebuah tim menang, lalu memberikan dukungan.
Jakarta, 10 Juli 2018
Salam sportivitas,