Assalammualaikum ya ahlil steemit....
Dimalam yang biasa aja ini mari kita coba menulis sepenggal duapenggal kata bahkan lebih. Geliat Pilpres 2019 sudah mulai tampak, status medsos sudah kembali dipenuhi nuansa politik. Bukannya anti politik tetapi belum kepengen aja bahas politik.
Pembahasan kali ini jelas bukan tentang politik Pilpres, lagi-lagi kita akan bahas salah satu dari banyak salah fenomena sudut kehidupan, mengenai berhijab, walau sebutan berhijab dilain daerah berbeda, bisa jadi jilbab, dan kerudung untuk menyebut wanita yang menutup auratnya. Pada dasarnya sebutan-sebutan itu memiliki makna yang berbeda, namun karena kita saling memahami cukup kita sebut berhijab, sudah barang tentu itu adalah sebutan untuk wanita yang menutup aurat.
Ada sebuah ungkapan yang selalu saja jadi pembenaran bagi mereka-mereka yang tak mau berhijab, "buat apa berhijab jika perbuatannya belum islami, lebih baik tak berhijab tetapi tidak berbuat jahat".
Ungkapan ini diperkuat oleh orang-orang yang dianggap tenar, yang penting hatinya berhijab, belum sanggup berhijab karena belum mampu melaksanakan perintah agama, dan ungkapan-ungkapan sejenisnya itu banyak kita dengar sebagai pembenaran bagi mereka-mereka yang tak mau menutup aurat.
Keadaan diperparah dengan pernyataan oleh seorang Profesor yang dianggap ulama oleh sebagian kelompok lantaran beliau telah membuat tafsir Al-Quran, yang mengatakan bahwa hijab itu tidak wajib yang penting pakaian sopan. Padahal kita tau berhijab atau menutup aurat itu hukumnya wajib. Profesor itu juga mengatakan batas aurat wanita itu masih terjadi khilaf diantara Ulama, padahal kita tau juga khilaf ulama terdapat pada bagian wajah saja, alias wajib bercadar atau tidak.
Tetapi kita tidak membahas si Profesor itu, kta akan fokus ke fenomena yang sering terjadi disekeliling kita, mungkin. Masyarakat sering menilai bahwa perempuan yang berusaha berhijab itu sebagai bentuk kemunafikan, lantaran disebagian perbuatannya masih belum sesuai syariah. Padahal kita juga menyadari tidak ada hubungannya antara kepatuhan menutup aurat dengan sebagian perbuatan yang masih melenceng dari syariah.
Ada lagi yang berusaha membenarkan hal yang tidak benar, yang mengatakan bahwa berhijab akan mencegah orang lain untuk berbuat kejahatan kepada si wanita berhijab, jadi saat kita hidup diantara lingkungan yang kondusif maka tak perlu berhijab kan sudah aman.
Kita umat muslim sebenarnya sudah paham betul, disuruh berhijab/menutup aurat oleh Allah ya patuh saja tanpa banyak bertanya dan membuat alasan yang macam-macam, disuruh ya buat gak disuruh tinggalkan, segampang itu sebenarnya.
Ada lagi yang sudah berjilbab/berhijab tetapi memakai celana ketat dan baju ketat terlihat lekuk-lekuk tubuh si wanita, kita ramai menghujat dengan hujatan yang masif. Fashionpun tidak ketinggalan ikut meramaikan suasana dengan menciptakan pakaian/hijab yang beraneka model. Cara menggunakan hijab juga banyak yang aneh, digulung-gulung ke leher lah, lipat sana sini, dan sebagainya. Padahal jelas terserah model hijab bagaimanapun asalkan memenuhi syarat syariah ya silahkan pakai.
Terus bagaimana jika ditempat kita kerja dilarang menggunakan hijab, hmmmmm itu harus ditentang habis-habisan, katanya negara Indonesia Negara Pancasila dengan sila pertama Ketuhanan yang maha esa, katanya di Indonesia mengakui agama Islam sebagai salah satu dari enam agama yang diakui, koq orang Islam gak boleh melaksanakan Agamanya?? Katanya negara ini negara yang menjunjung tinggi toleransi beragama, jadi????
Berhijab itu bukan dari hati tetapi dari rumah hendak keluar rumah berpergian.
Berhijab tidak melindungi anda secara mutlak akan kejahatan, berhijab tidak mencegah secra mutlak seseorang dari perbuatan maksiat, berhijab juga bukan sebagai lambang seberapa tinggi anda menguasai ilmu agama. Tetapi Berhijab adalah wajib bagi setiap muslimah atas dasar kepatuhan terhadap perintah Allah Tuhan semesta Alam.
Tidak perlu menjadi ulama, untuk saling mengingatkan untuk berhijab, karena memang kita sebagai muslim harus saling mengingatkan. Tetapi jangan kuatir bagi kalian yang tidak mau berhijab, secara garis besar ada 3 golongan yang tidak berhijab, jika anda termasuk 3 golongan itu silahkan tak menggunakan hijab.
- Anak-anak (belum baliq)
- Kaum Munafik
- Kafir
Buruj ck Under mind