Jika anda datang dan bertamu ke rumah orang aceh, pasti anda akan disuguhkan secangkir kopi yang biasanya dihidangkan dengan di temani oleh kue-kue khas dari aceh seperti timphan, rubeek, boh rhom-rhom, dan lain-lain.
Namun yang uniknya kopi aceh ini sangat istimewa karena anda hanya akan menemukannya di aceh, tidak di tempat lain.
eIf you come and visit the house of aceh, surely you will be served a cup of coffee which is usually served with accompanied by typical cakes from Aceh such as timphan, rubeek, boh rhom-rhom, and others. But the unique aceh coffee is very special because you will only find in aceh, not elsewhere.
Satu hal yang harus kamu pahami, kopi dan rakyat aceh susah untuk dipisahkan bahkan jika saja kopi tak bisa diteguk saat pagi hari oleh masyarakat aceh rasanya seperti ada hal yang kurang bagi mereka, hanya saja hal ini berlaku bagi sebagian besar masyarakat aceh pada umumnya.
One thing you must understand, coffee and the people of Aceh are hard to separate even if coffee can not be drinked in the morning by aceh people it seems like there is something that is lacking for them, only this applies to most of aceh society in general.
Bahkan salah seorang pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari aceh Teuku umar pernah berkata
"kita akan ngopi besok jika tidak maka saya pasti syahid dalam perang". Hal itu menunjukkan bahwa pentingnya secangkir kopi bagi masyarakat aceh sehingga disandingkan dengan sumpahnya.
Even one of Indonesia's national heroes from aceh Teuku umar once said "we will drink a cup of coffee tomorrow if not then I must be martyred in war". It shows that the importance of a cup of coffee for the aceh community is juxtaposed with the oath.
So that little description of the life of aceh people who are known to be handsome but have many things that are very extraordinary and unique.