Postingan ini merupakan lanjutan dari postingan saya yang pertama "My TRIP: Visited to Bogor Zoological Musem". Oleh sebab itu, postingan kali Ini saya berikan judul"My TRIP: Visited to Bogor Zoological Musem". Saya kepingin untuk memberikan informasi tambahan mengenai berbagai hewan yang ada di Bogor Zoological Musem.
This time I will show some fossil images of animals that are somewhat savage and unique. I like the tiger, especially the big tiger Sumatran tiger. In this place we can see directly tiger fossils like the original view.
Kali ini saya akan menampilkan beberapa gambar fosil hewan yang agak buas dan yang unik. Saya suka dengan harimau, apalagi harimau sumatera yang bertubuh besar. Ditempat ini kita bisa melihat langsung fosil harimau seperti melihat aslinya.
In Indonesia there are 3 kinds of tiger race that is Sumatran tiger, Java tiger and Bali tiger. This animal can swim, but can not climb trees. The size of the male tiger is larger than the tigress. Ordinary living alone or in pairs, and have children 2-3 tails. This animal is a meat eater, its usual prey wild boar, deer and other wild animals.
Di Indonesia ada 3 macam ras harimau yaitu harimau Sumatera, harimau Jawa dan harimau Bali. Binatang ini bisa berenang, tetapi tidak dapat memanjat pohon. Ukuran badan harimau jantan lebih besar dari harimau betina. Biasa hidup menyendiri atau berpasangan, dan mempunyai anak 2-3 ekor. Binatang ini adalah pemakan daging, mangsanya biasa babi hutan, rusa dan binatang liar lainnya.
Harimau -Panthera tigris
Kucing akar (Root cats) are somewhat larger than a jungle cat (meong congkok). Body length and tail 0.8 -1 meters, tail short or less than half of his body. Usually live in forests and bushes near rivers or swamps. Can swim and eat fish, crabs and snails. Spread over from India, Sumatra and Java.
Kucing akar agak lebih besar dari kucing hutan (meong congkok). Panjang badan dan ekornya 0.8 -1 meter, ekornya pendek atau kurang dari separuh badannya. Biasanya tinggal di hutan dan semak belukar dekat sungai atau rawa. Dapat berenang dan pemakan ikan, ketam dan siput. Tersebar dari India, Sumatera dan Jawa.
Kucing akar- Felis viver
This is a fossil of a forest rabbit. The forest rabbit is different from the pet rabbit. Forest rabbits have a youn orcher color, while pet rabbits have various color, such as: white, black, brownish, or stripes.
Ini adalah sebuah fosil kelinci hutan. Kelinci hutan berbeda dengan kelinci peliharaan. Kelinci hutan mempunyai warna oker muda, sedangkan kelinci peliharaan mempunyai warna beragam, seperti: putih, hitam, kecoklatan, atau belang.
Kelinci hutan-Asian hare
Bekantan is only found in Kalimantan. These animals live in clusters, often present in swampy forests and mangroves. likes to bathe and swim. Likes to eat soft fruits, the original food is leaf buds and buds of mangrove trees.
Bekantan hanya terdapat di Kalimantan. Binatang ini hidup bergerombol, sering terdapat di hutan-hutan berawa dan bakau. gemar mandi dan pandai berenang. Suka makan buah yang lunak, makanan aslinya adalah kuncup daun dan tunas pohon bakau.
Bekantan-Long Nosed Monkey
Knowing animals will give us more knowledge. These animals may no longer be around us. With the fossils stored in the Zoological Museum of animals, we can get to know the animals that once lived on this earth.
Mengenal hewan akan memberikan pengetahuan lebih kepada kita. Hewan- hewan ini mungkin sudah tidak adala lagi di sekitar kita. Dengan adanya fosil yang tersimpan di Museum Zoologi hewan, kita bisa mengenal hewan yang pernah hidup di bumi ini.
By@muhibpaya2