Hai sahabat steem.. Hari ini saya akan berbagi kepada steemians semua tentang hari raya aidul fitri.
Hari raya adalah hari ajang silaturahmi bagi kalangan muda-mudi. Dimana pada hari tersebut semua umat muslim saling memaafkan antara satu sama lainnya. Dalam ajaran islam dijelaskan hari raya 'aidul fitri merupakan hari kemenangan bagi orang yang telah menahan hawa nafsu selama sebulan penuh. Mereka berhasil menundukkan hawa nafsu duniawi, menahan pandangan, rasa lapar dan selalu bertaubat kepada Allah dan selalu ikhlas dalam menjalankan ibadah selama sebulan penuh dibulan ramadhan.
Sedangkan makna ramadhan bagi saya selaku rakyat aceh adalah Sebuah edisi untuk bersilaturrahmi sesama saudara muslim, bersilaturrahmi ketempat saudara seayah dan seibu, bersilaturrahmi kerumah tetangga, kawan dan ketempat lainnya. Bagi kami bersilaturrahmi bukan sekedar pergi berkunjung kerumah lalu pulang. Menurut saya bersilaturrahmi untuk mengekang tali persaudaraan yang mulai kendur. Seperti adat orang aceh pada umumnya pada hari raya orang aceh selalu membuat satu hal untuk menjalin silaturahmi dengan meminta maaf kepada sanak saudara kadangkala pada hari-hari biasa pernah bermusuhan, atau bersikap tidak sopan bahkan adapula yang beradu mulut saling mengupat. Maka kebahagiaan akan terasa pada hari ini.
Pada hari raya pertama kemaren setelah pda pagi hari melaksanakan salat aidul fitri dan saling salam-salaman meminta maaf dimesjid, hal yang kedua saya lakukan hanya pulang kerumah berjumpa Dengan Kedua orang meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah saya lakukan mencium lutut dengn harapan tidak mengulangi nya lagi. Selanjutnya berjumpa sanak family yang dekat dengan rumah bersalaman meminta maaf. Setelah itu kami keluarga berziarah kekuburan keluarga kami. Pulang dari situ saya langsung bersilaturrahmi melakukan perjalanan dari tempat asal saya Lhoksukon menuju Bireuen karena sudah lama tidak berkunjung.
Mungkin semua kita pasti merasakan kebahagiaan seperti ini. Beda dari kita beda cara untuk mendapatkan satu kebahagiaan. Ayo kita berbahagia, murah senyum dan ringan tangan. Kebahagiaan itu tidak dapat dibeli menggunakan uang, Hanya merasakan dengan hati yang tulus.