Musibah datang-datang dengan tiba-tiba dan tidak disangka. Kita sebagai beriman kepada Allah harus menerima dengan lapang dada dan tidak putus asa.
Disaster comes suddenly and unexpectedly. We as faithful to God should receive with a graceful chest and not despair.
Bagi kita juga harus introspeksi diri lebih dekat lagi dengan Allah dalam hal ibadah, memuji Allah, menyambung tali silaturahmi dengan sesama muslim.
For us also have to introspeksi ourselves more closely with God in terms of worship, praise God, connecting ties of friendship with fellow Muslims.
"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami (Allah) menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” [Quran dalam surat Al-Hadid ayat 22].
"There is no harm on earth and (not) on yourself but it is written in the book (Lauhul Mahfuzh) before We (Allah) created it." That is easy for Allah. "[Quran in the letter Al-Hadid verse 22].