Billions of human eyes of the world as closed, do not know where the global politics to direct the world. In the recording of the human brain just thinking how to survive. Basically, the great ideology again traps and prepares traps, the world's people and the generation to be puppets with great ideology, capitalism. At the time of ideological warfare, capitalism will be said to prevail. And behind it will emerge new opposition, basic religion, nationalism, and socialism, but not yet a new counter-ideology. Opposition to capitalism is done by a minority of people who translate the ideological rivalry by war. But in fact, capitalism increasingly tough. Few humans who interpret the resistance are done by changing the concept, not the war. Fighting by way of educating the next generation can inculcate civilization with the teachings of Divine rabbinical truth, against the existing ideologies
Miliaran mata manusia dunia seolah ditutup, gak tahu kemana politik global mengarahkan dunia. Dalam rekaman otak manusia cuman berpikir bagaimana cara bertahan hidup. Pada dasarnya, ideologi besar lagi menjebak dan menyiapkan perangkap, manusia dunia dan generasi yang akan dijadikan boneka dengan ideologi besar, kapitalisme. Pada saat perang ideologi, kapitalisme akan dikatakan menang. Dan dibalik itu akan muncul perlawanan, dasar agama, nasionalisme, dan sosialisme baru, namun belum menjadi ideologi tandingan baru. Perlawanan terhadap kapitalisme dilakukan oleh minoritas manusia yang menterjemahkan rivalitas ideologi dengan jalan perang. Tapi kenyataannya, kapitalisme kian tangguh. Sedikit manusia yang menterjemahkan perlawanan itu dilakukan dengan merubah konsep, bukan perang. Melawan dengan cara mendidik generasi selanjutnya mampu menanamkan peradaban dengan ajaran kebenaran Illahi rabbi, melawan ideologi-ideologi yang ada.