Assalamualaikum sahabat esteemian dan steemian. Semoga masih dalam keadaan sehat wal afiat. Kembali dengan saya , dengan postingan ringan tentang kegiatan harian saya yang hidup di pedesaan.
Sahabat sekalian, sekira dua hari lalu tengga saya menguras kolam ikan untuk membersihkan dari itu dari lumpur dan binatang air pengganggu. Tentu selain itu diharapkan kegiatan itu akan mendapat hasil berupa udang dan ikan yang hidup alami selepas masa jeda pembiaran tambak di musim kering yang melanda kawasan kami beberapa bulan yang lalu.
Pemilik kolam mengatakan kepada saya bahwa dia akan menyemai bibit udang vaname selepas pembersihan kolam itu. Untuk masa pembersihan sendiri memerlukan waktu sekitar satu bulan. Berarti pembibitan akan segara dapat dilakukan sebulan kedepan.
Berikut photos proses pengurasan dan pembersihan kolam ikan yang saya maksud.
Dalam beberapa tahun terakhir para petani tambak secara alami sangat jarang mendapat panen maksimal, hal ini dikarenakan kegiatan panen yang tidak bisa dilaksanakan secara berjadwal. Artinya mereka melakukan panen ketika udang yang mereka budidayakan terkena virus/penyakit, sehingga produksi mereka yang tidak maksimal di beli pula oleh penampung dengan harga rendah. Atau mereka memanen setelah sampai waktunya, namun saat itu harga sedang rendah. Bila dipertahankan/tidak dipanen maka akan menambah biaya pakan. Sehing kebanyakan petani tambak alami akan didera hutang ataupun mendapat untung pas pasan. Menurut pendapat saya, kerugian petani akan dapat ditanggulangi dengan cara pembelian ditingkat penampung tidak naik turun harga.
Demikian sahabat. Terimakasih telah singgah di blok sederhana ini. Salam sukses selalu.
Yours,