Ia kelaparan...
Ia menangis kesakitan....
Lambungnya sakit tiada terbilang
Si kucing jalanan yang malang
Banyak manusia tak menghiraukan
Disudut sana ia mengeong memberikan isyarat kelaparan
Aduhai kuncing malang, bercuma kau akan tetap diacuhkan.
Ia merangkak mencari bekas makanan
Berharap perut tak kekosongan
Namun kau menyepak terjangkan
Saat sikucing meminta sedikit danging yang kau makan.
Kau manusia yang kejam..!!
Apa salah sikucing malang
Dia sama seperti pengemis jalanan
Melangsungkan hidup dengan cara meminta belas kasihan.
Bayangkan jika kau berada diposisinya
Kau jua akan meminta bahkan bisa saja mencuri makanan.
Sudah jangan kau sebut lagi ia sikucing pencuri makanan, sebab sungguh tak wajar bila ia mendengarkan
Bagiku ia tidaklah sejahat yang kau fikirkan
Ia hanya meminta belas kasihan
Sebab dari kemaren sore ia belum makan, maka ia ambil keputusan. "Mencuri adalah jalan trakhir untuk melanjutkan kehidupanya"
Bagiku itu wajar saja. Sebab ia mencuri karna banyak yang tak menghiraukannya.