Cerita tentang mantan makin menarik untuk disimak, banyak kisah dan kasih yang terlerai berakhir air mata, kisah biasa yang membawa bahagia, itu semua adalah rahasia Ilahi. Terlepas dari kisah kasih tersebut,
Hive account@khanza.aulia salah satu mentor dari EFA yang mampu membaca peluang, dan memberikan peluag untuk para estemian lainnya mengadakan kontes yang bertema MANTAN, untuk pengumuman kontes silakan dibaca disini.
Pada postingan kali ini, saya akan ikut meramaikan menulis tentang mantan tersebut. Tulisan saya jauh dari kata menarik 😁 Baiklah, saya akan memulai mengurai kembali kisah kasih yang biasa dengan judul MANTAN TEMAN, YANG MENJADI KEKASIH HALAL
Cerita ini dimulai sekitar 23 tahun yang lalu, saat itu saya masih kelas 2 SMP, dulu usia 12 tahun belum mengenal handphone, kami masih senang bermain loncat karet dan membaca cerita wiro sableng 212, usia yang masih sangat polos dan lugu, pergi sekolah dan belajar seperti biasa, setiap senin seperti sekolah lainnya disekolah saya tersebut mengadakan upacara bendera, setelah selesai upacara kami bukan langsung kekelas tetapi menuju kantin dahulu. Dari kantin baru menuju kelas, saat itu saya mau mengambil tas yang saya simpan didalam laci, jatuh lah sebuah surat misterius. Dengan sedikit takut saya mengambil surat tersebut, teman-teman yang berada didekat saya bersorak bersama, ayo... dibuka surat cintanya, keringat dingin pun mulai keluar, dengan cepat saya robek amplop dan baca isinya, isinya adalah sepucuk surat cinta yang saya tidak kenal pemiliknya, sebelum sempat direbut oleh teman-teman, cepat-cepat saya robek surat tersebut kecil, cuma yang saya ingat nama pengirim nya ***Rayyan***.

Kumpulan Surat Cinta
sumber Foto
Hanya sebuah nama yang tidak saya kenal, dan saya tidak berusaha untuk mencari tau siapakah ***rayyan***, hari berganti hari, masalah surat itupun terlupakan dengan sendirinya karena saya masih senang bermain karet dan baca cerita wirosableng. Tahun ajaran pun berganti, saya kini sudah duduk dikelas 3 SMP, disaat itulah terungkap si pemilik nama, seorang laki-laki dari kelas sebelah, saking polosnya saya hanya mengenal kawan satu kelas saja. Namun saya hanya sekedar tahu saja itulah si pemilik nama yang pernah mengirimkan surat cintanya untuk saya.
SMP pun telah saya lalui, saya pun melanjutkan kesebuah SMU dikota kecamatan, dikelas 1 SMU saya sekelas dengan Rayyan, kami hanya berteman seperti teman lainnya tidak ada yang istimewa, sampai tamat SMU tidak ada hal yang istimewa. Kami pun melanjutkan studi ke perguruan tinggi pilihan masing-masing di kota Provinsi, disini kami hanya berjumpa sesekali saja diacara anak rantau, karena kami berasal dari satu daerah.
Bulan berganti, tahun pun berganti, diantara kami tidak ada kabar berita lagi, sampai akhirnya kami sama-sama telah bekerja, dengan tidak sengaja kami berjumpa dan berpapasan dijalan. Tapi itu hanyalah sebuah pertemuan biasa, disaat itu saya sedang menjalin asmara dengan seorang pria yang bernama ***Hidayat***, dan kami berencana akan menikah, tapi Tuhan berkendak lain, pacar saya mengajak saya untuk menikah secepatnya. Saya belum siap, dan beberapa bulan kemudian si pacar menelpon kalau dia diminta orang tuanya untuk menikah dalam tahun ini, kalau saya memang tidak siap, dia akan menikah dengan wanita lain, ya sudahlah... saya merelakan dia menikah dengan wanita lain.
Saya bekerja seperti biasa dan tidak berencana untuk dekat dengan siapapun, walaupun saya merelakan pacar saya menikah, tetapi rasa sakit itu tetap ada.Dua tahun telah berlalu, Rayyan pun muncul kembali, entah darimana didapat nomor handphone saya, dengan intens menelpon saya, menanyakan kabar teman-teman yang lain, dari telpon biasa akhirnya Rayyan mengajak ketemuan, pada pertemuan pertama kami, dia langsung mengungkapkan cintanya dan mengajak saya untuk menikah dengan nya, saya hanya menganggap itu hanya sebuah lelucon, sambil tertawa saya menyahut, kalau memang mau menikah datang kerumah saya dan lamar lah pada orang tua saya, Rayyan pun mengangguk tanda setuju.
<
Dan tidak disangka, beberapa bulan kemudian Rayyan datang menemui keluarga saya untuk melamar saya, akhirnya kami menikah ditahun tersebut. 15 tahun telah kami lewati dalam bahtera rumah tangga, kami telah memiliki 2 orang putra yang ganteng dan 2 orang putri yang cantik yang melengkapi kebahagian kami.

keluarga Bahagia
Sumber Gambar
Kesimpulan
Mantan tidak selamanya berarti sesuatu yang pahit, karena mantan bisa juga menjadi sesuatu yang manis, mantan teman, yang menjadi kekasih halal. Jodoh adalah sebuah rahasia Tuhan, bila itu jodoh yang sudah digariskan untuk kita, maka dia akan hadir tepat pada waktunya.
Note : Cerita ini hanyalah karangan fiktif belaka, kalau ada nama, dan tempat yang sama, itu hanyalah sebuah kebetulan yang tidak disengaja.
Cerita ini ditulis untuk kontes Writing Challenge KHANZAYUMIDI dengan Tema "Mantan Terindah"
Salam hangat
