Hidup penuh dengan perjuangan, beruntung lah anak-anak yang bisa menyelesaikan pendidikan tempat pada waktu nya, sesuai dengan usianya. Kadang diluar sana banyak dari kita, anak-anak kita, saudara kita, adik kita yang tidak seberuntung mereka, banyak alasan mereka tidak bisa mengenyam pendidikan, putus sekolah atau pun tidak bersekolah sama sekali, dari himpitan ekonomi maupun karena ketidak pedulian orang tua, maupun masyarakat. Agar anak-anak putus sekolah ini tetap bisa mendapatkan pendidikan walaupun mereka harus bekerja, pemerintah menawarkan kebijakan khusus untuk anak-anak seperti ini, dari program paket A yang setara dengan Sekolah Dasar, Paket B setara dengan Sekolah Menengah Pertama dan SMA sekolah menengah atas. Disini mereka diberi kesempatan untuk mengikuti ujian, sama seperti ujian sekolah formal lainnya.
Mereka adalah siswa Program Paket B dengan berbagai latar kehidupan, dan berbagai tingkat kepentingan, mereka tergabung di sekolah informal PKBM Harapan Pertiwi Nisam. Mereka mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer, sama seperti siswa SMP lainnya.
Mereka adalah siswa-siswa yang pernah putus sekolah ataupun tidak pernah melanjutkan sekolah lagi, tetapi kebutuhan akan pendidikan membuat mereka untuk meninggalkan sejenak pekerjaan mereka untuk melanjutkan pendidikan mereka di sekolah Informal, karena ijazah yang mereka peroleh tetap bernilai sama dengan ijazah yang diperoleh siswa disekolah formal. Dulu mereka tidak punya kesempatan, tetapi sekarang dengan adanya Program Paket, kebutuhan mereka tentang pendidikan bisa terpenuhi.