Salam steemian dimanapun berada. Banjir memang bukan lagi hal menakutkan bagi kami yang tinggal di Kuala Tripa Nagan Raya, bayangkan saja dalam setahun 5 sampai 6 kali banjir besar melanda. Tak tanggung-tanggung di depan rumah tinggi airnya rata-rata mencapai 70 cm hingga 1 meter, walaupun banjir terus melanda, bantuan tetap ada berupa 2 mie Instan, sekilo beras ples minyak goreng stengah kilo dari pihak pemerintah, yang lain oada di Sunnat.
Banjir kali ini memang sangat meresahkan warga, hampir semua warga Tripa Makmur bekerja sebagai Petani, antara bulan September hingga Oktober banjir besar sudah 4 kali melanda. Derasnya air yang membanjiri perkampungan dikarnakan meluapnya sunggai Krueng Lamie yang bermuara di Desa Babah Lueng Tripa makmur.
Kesempatan Para Caleg
Banjir yang melanda Kecamatan Tripa Makmur menjadi berkah bagi sebagian Calon Legeslatif baik tingkat daerah maupun Propinsi. Mereka berbondong-bondong menyalurkan bantuan hingga membawa spanduk untuk di kibarkan, pemandangan semacam ini memang kerap terjadi, dan Tripa sebagai ladangnya untuk menarik simpati masyarakat yang kenak bencana.