Ikan paling enak dan nikmat kita santap adalah saat kondisi ikan maaih segar ataupun baru kita tangkap karena ikan dalam kondisi segar kondisi dagingnya masih sangat bagus belum lembek dan masih serta masih terasa aroma khas lautannya.
Namun bagaimana jika ikan sudah lama? Perbedaannya pasti sangat banyak, selain dagingnya yang sudah lembek dan tentu saja kesegaran ikan tersebut sudah berkurang dan bahkan ada juga yang sudah busuk.
Disini saya ingin berbagi tip bagaimana ikan yang sudah kurang segar tersebut kita awetkan menggunakan media garam atau sering orang menyebutnya ikan asin. supaya ikannya masih tetap enak dan nikmat untuk dimakan.
Proses pembuatab ikan asin tidak rumit, sangat gampang, hanya tinggal kemauan kita saja untuk mencoba. Tapi, sesekali bolehlah kita luangkan waktu sejenak untuk mencoba membuat ikan asin hasil karya sendiri, karena biasanya buatan kita pasti lebih segar, aman tanpa zat pengawet kimia dan tentunya pasti yang paling sedap dari pada buatan orang lain atau yang dijual.
Mari kita belajar membuatnya....
Bahan-bahan yang diperlukan.
- ikan (ukuran 0,5 atau 1kg)
- garam (takaran disesuaikan)
- pisau
- media - wadah tertutup
- air bersih
Pertama-tama bersihkan ikan dan belah menjadi dua bagian dengan cara memotong dari arah ekor ke kepala dan buang isi perut serta bersihkan darah yang masih menempel didaging dan bilas dengan air sampai bersih dan rendam satu malam atau 10-12 jam untuk supaya darah darah yang masih ada didalam daging keluar semuanya. Karena jika masih ada darah akan menjadikan ikan asin nya gatal saat di konsumsi (gagal).
Setelah perendaman siram atau bilas kembali dengan air bersih dan selanjutnya kita lakukan proses penggaraman, balur seluruh badan ikan dengan garam secukupnya kira kira saja sesuai kebutuhan. Tapi, pastikan seluruh badan ikan sudah
Terbalur garam, usahakan dirongga mata dan kepala dibalur dengan garam sedikit lebih banyak.
Setelah ikan sudah terbalur garam semuanya, tempatkan ikan dalam wadah tertutup, bisa dibungkus plastik atau didalam kotak sterofoam dan biarkan semalaman.
Keesokan harinya ikan sudah bisa dikeluarkan dari wadahnya dan jangan lupa bilas kembali dengan air bersih secara merata untuk mengjilangkan bekas garam yang masih tersisa dan supaya ikannya tidak terlalu asin nantinya.
Setelah itu proses penjemuran dibawah terik matahari dilakukan, penjemuran bisa dilakukan dengan cara menggantung atau menempatkan diwadah lainnya seperti diatas tampi dan harus terpapar langsung sinar matahari. Biasanya proses penjemuran ini memerlukan waktu sampai 2 hari supaya ikannya bewarna kemerahan.