"Nyanyian Waktu"
Waktu laksana ayunan pedang
menebas musim dibelantara hari
menggoreskan jejaknya pada masa depan
juga disetiap lirik nyanyian masa lalu
kita dahulu perna bahagia
dahulu juga perna sengsara
walau nadanya takkan sama
namun nyanyiannya tetap bermakna
kenapa nelangsa karna derita
bukankah tembangnya begitu indah
kidungnya merdu mengalun sukma
bagaikan syair sang pecinta
tersenyumlah saat bahagia
rengkuhlah canda bersama tawa
esok mungkin tak lagi sama
karna musim pun selalu berubah
"Timing Song"
Time is like a sword swing
slashing the season on the day
tracing his trail for the future
also in every song lyric of the past
we used to be happy
first also perna misses
although the tone will not be the same
but the singing remains meaningful
why suffering because of suffering
is not the song so beautiful
his melodious hymn swelled in a sukma
like the lover's poem
smile when happy
embrace jokes with laughter
tomorrow may no longer be the same
because the season was always changing